Usai Dikritik, Joe Biden Akan Tambah Jumlah Pengungsi yang Diizinkan ke AS

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Joe Biden berbicara kepada media saat dia tiba di Newcastle, Delaware, AS, 26 Maret 2021. Kacamata Aviator ini terus menjadi tren pada tahun 1960-1970an untuk kalangan elit. REUTERS/Joshua Roberts

    Presiden AS Joe Biden berbicara kepada media saat dia tiba di Newcastle, Delaware, AS, 26 Maret 2021. Kacamata Aviator ini terus menjadi tren pada tahun 1960-1970an untuk kalangan elit. REUTERS/Joshua Roberts

    TEMPO.CO, - Presiden Joe Biden mengatakan akan menaikkan batas jumlah pengungsi yang diizinkan masuk ke Amerika Serikat tahun ini. Hal ini ia sampaikan sehari setelah menuai kritik karena mempertahankan kebijakan Donald Trump yang menetapkan negaranya hanya menerima 15 ribu pengungsi.

    “Kami akan menambah jumlahnya,” ujarnya dikutip dari Reuters, Ahad, 18 April 2021.

    Program penerimaan pengungsi berbeda dari sistem suaka bagi para migran. Pengungsi harus diperiksa saat masih berada di luar negeri dan dibebaskan untuk masuk ke Amerika Serikat, tidak seperti migran yang tiba di perbatasan AS lalu meminta suaka.

    Biden sebelumnya menandatangani keputusan yang memperpanjang batas penerimaan 15 ribu pengungsi warisan Donald Trump hingga akhir September. Ia tidak menyinggung pula target meningkatkan batas penerimaan pengungsi menjadi 62.500.

    Hal ini lantas diprotes oleh anggota parlemen dan kelompok advokasi pengungsi. Mereka menyebut penetapan angka tersebut sebagai cara untuk membatasi imigrasi.

    Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki menjelaskan pemerintah kemungkinan akan memutuskan berapa banyak pengungsi yang akan diizinkan masuk pada 15 Mei mendatang. Psaki mengatakan tujuan awal Joe Biden untuk mengizinkan 62.500 tampaknya tidak mungkin. "Mengingat program penerimaan pengungsi yang kami warisi," tuturnya.

    Baca juga: Joe Biden Batasi Pengungsi Masuk Amerika Serikat Jadi 15 Ribu Orang.

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.