Pangeran Philip Meninggal, Ratu Elizabeth Bakal Wariskan Tahta ke Charles?

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip The Duke of Edinburgh, yang dipublikasi menjelang ulang tahun ke-90. Pasangan penguasa kerajaan Inggris ini merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-69. Annie Leibovitz/Buckingham Palace via Getty

    Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip The Duke of Edinburgh, yang dipublikasi menjelang ulang tahun ke-90. Pasangan penguasa kerajaan Inggris ini merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-69. Annie Leibovitz/Buckingham Palace via Getty

    TEMPO.CO, Jakarta - Meninggalnya Pangeran Philip, Pati dari Edinburgh, memunculkan spekulasi apakah Ratu Elizabeth II akan mewariskan posisinya ke Pangeran Charles lebih awal. Menurut para sejarawan Kerajaan Inggris, tidak ada indikasi Ratu Elizabeth bakal melakukan hal tersebut terlepas seberapa dalam lubang yang ditinggalkan oleh kematian Pangeran Philip.

    "Saya bisa menyakinkan mu bahwa Ratu Elizabeth II tidak akan turun takhta. Semua indikasi menunjukkan Ratu Elizabeth II dalam keadaan sehat dan berpotensi untuk terus memimpin Kerajaan Inggris selama yang ia mampu," ujar sejarawan Kerajaan Inggris, Hugo Vickers, dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu, 10 April 2021.

    Vickers melanjutkan, hal lain yang membuat kecil kemungkinan Ratu Elizabeth II akan turun takhta adalah soal bagaimana ia bisa menjadi kepala Kerajaan Inggris. Ketika Ratu Elizabeth II lahir di tahun 1926, kata Vickers, tidak ada satupun yang menyakini dia bakal menjadi pemimpin monarki.

    Segalanya berubah ketika Raja Edward VIII turun takhta karena cintanya terhadap janda Amerika, Wallis Simpson. Kala itu, seorang pemimpin monarki dilarang menikah dengan janda dan Edward VII, paman dari Ratu Elizabeth II, tidak bisa menerimanya. Dibanding menjadi pemimpin monarki, Raja Edward VIII memilih untuk mundur dan menghabiskan hidupnya dengan Wallis Simpson.

    Mundurnya Raja Edward VIII, lanjut Vickers, membuat ayah dari Ratu Elizabeth II yaitu Raja George VI menjadi pemimpin monarki yang baru. Hal itu secara otomatis menjadikan Ratu Elizabeth II sebagai penerusnya. Ketika Raja George VI meninggal tahun 1952, Ratu Elizabeth II langsung menggantikannya di usia 25 tahun.

    Gaun pengantin Ratu Elizabeth II saat menikah dengan Pangeran Philip. Instagram.com/@royalcollectiontrust

    Vickers berkata, dalam momen tersebut Ratu Elizabeth II bersumpah bahwa seluruh hidupnya akan ia dedikasikan untuk keberlanjutan Kerajaan Inggris. Oleh karenanya, Vickers menyakini Ratu Elizabeth II tidak akan menarik kata-katanya untuk mundur dan mempersilakan Pangeran Charles naik lebih awal.

    "Seumur hidup berarti seumur hidup," ujar Vickers menirukan ucapan Ratu Elizabeth II ketika ditanyai seorang pejabat senior Istana Buckingham soal turun takhta di 60 tahun kepemimpinannya.

    Sejarawan Kerajaan Inggris Robert Lacey menyatakan hal senada. Ia menyakini Ratu Elizabeth II akan tetap dengan posisinya sebagai pemimpin Kerajaan Inggris. Kalaupun bakal ada perubahan pasca wafatnya Pangeran Philip, ia memprediksi hal itu akan lebih proporsi kunjungan ke acara kerajaan.

    "Mungkin dia akan sedikit mengurangi aktivitasnya dan mulai mendelegasikan sejumlah pekerjaan ke Pangeran Charles dan Pangeran William. Ratu Elizabeth II akan tetap menjadi ratu," ujar Lacey yang juga konsultan dari drama biopik Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip di Netflix, The Crown.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Pangeran Philip wafat pada usia 99 tahun di Kastil Windsor, Inggris. Ia meninggalkan Ratu Elizabeth II, empat anak, delapan cucu, dan 10 cicit. Adapun Pangeran Philip telah mendampingi Ratu Elizabeth II sejak tahun 1947, menjadikannya pendamping kepala negara paling lama dalam sejarah Inggris.


    Baca juga: Pangeran Philip Meninggal, Ratu Elizabeth akan Memakai Baju Hitam Berhari-hari

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H