Penembakan Massal Kembali Terjadi di Amerika, Seorang Anak Kecil Tewas

Petugas Polisi Kota Atlanta Davis bekerja di tempat kejadian di luar Gold Spa setelah terjadinya aksi penembakan mematikan di daerah Atlanta, di Atlanta, Georgia, AS 16 Maret 2021. Penembakan ketiga terjadi di Aroma Therapy Spa yang menewaskan satu orang. REUTERS/Chris Aluka Berry

TEMPO.CO, Jakarta - Insiden penembakan massal kembali terulang di Amerika. Setelah peristiwa penambakan di Atlanta yang menewaskan delapan orang, enam di antaranya Asian-American, kali ini penembakan terjadi di Orange, California. Menurut laporan CNN, empat orang meninggal dalam peristiwa itu dan satu luka-luka.

Keempat korban terdiri atas tiga orang dewasa dan satu anak kecil. Identitas dan latar belakang mereka belum diungkap oleh Kepolisian California. Oleh karenanya, belum bisa dikaitkan dengan kejahatan anti-Asia yang berkembang akhir-akhir ini.

"Rabu petang, pukul 05.30, personil kami merespon panggilan soal tembakan dilepaskan di area 202 W. Lincoln, Orange, California," ujar juru bicara kepolisian setempat, Letnan Jennifer Amat, Rabu waktu setempat, 31 Maret 2021.

Amat melanjutkan, polisi yang merespon panggilan darurat sempat berhadapan dengan tersangka pelaku penembakan. Baku tembak sempat terjadi, namun pelaku yang berhasil ditumbangkan. Sang pelaku, kata Amat, telah dibawa ke rumah sakit dengan luka tembak.

Satu buah pistol berhasil diamankan sebagai barang bukti. Namun, kepolisian lagi-lagi tidak mau mengungkapkan detilnya.

"Apa yang bisa saya katakan saat ini adalah kami belum pernah mengalami kejadian serupa sejak tahun 1997. Ini benar-benar sebuah tragedi baik bagi korban, keluarga korban, komunitas, maupun kepolisian," ujar Amat menyampaikan.

Peristiwa di California tak ayal menarik perhatian warga Amerika, apalagi terjadi tak lama setelah peristiwa Atlanta. Gubernur California, Gavin Newsom, menyatakan berduka atas apa yang terjadi dan berdoa agar keluarga korban diberi ketabahan.

Sejak peristiwa penembakan di Atlanta, setidaknya sudah terjadi 20 kasus penembakan di Amerika. Salah satunya terjadi di supermarket Boulder, Colorado. Hal tersebut menjadi momentum bagi administrasi Joe Biden untuk memajukan regulasi pengendalian senjata yang baru.

Baca juga: Joe Biden Sebut Pembunuhan di Atlanta Sebagai Kejahatan Anti-Asia

ISTMAN MP | CNN






Penculikan Misterius, Keluarga di California Ditemukan Tewas Termasuk Bayi 8 Bulan

1 hari lalu

Penculikan Misterius, Keluarga di California Ditemukan Tewas Termasuk Bayi 8 Bulan

Penculikan misterius terjadi pada korban yang merupakan satu keluarga. Keempat korban ditemukan tewas termasuk bayi yang masih berusia 8 bulan.


Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

2 hari lalu

Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

Seorang pria yang diduga penculik sebuah keluarga dari California, AS, ditahan etelah mencoba untuk bunuh diri.


Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

3 hari lalu

Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

Uya Kuya memberikan jawaban menohok ketika disinggung soal naik pesawat kelas ekonomi setelah mengantar putrinya kuliah di Amerika.


Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

4 hari lalu

Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata adalah gas yang menyakitkan karena secara langsung mengaktivasi reseptor-reseptor saraf yang membuat kita bisa merasakan sakit.


New York Wajibkan Penjualan Mobil Baru Tanpa Emisi

5 hari lalu

New York Wajibkan Penjualan Mobil Baru Tanpa Emisi

Pada mobil baru buatan 2026, New York memutuskan 35 persen dari yang dijual adalah kendaraan tanpa emisi. Pada 2030, target itu melonjak.


Joe Biden: Caplok Ukraina, Tanda Putin dalam Posisi Sulit

6 hari lalu

Joe Biden: Caplok Ukraina, Tanda Putin dalam Posisi Sulit

Joe Biden menyebut pencaplokan sebagian Ukraina oleh Vladimir Putin merupakan tanda bahwa Presiden Rusia itu sedang dalam posisi sulit.


Bursa AS Jeblok ke Level Terburuk Sejak Maret 2020, Apa Sebabnya?

6 hari lalu

Bursa AS Jeblok ke Level Terburuk Sejak Maret 2020, Apa Sebabnya?

Bursa saham Amerika Serikat atau Bursa AS jeblok pada akhir perdagangan Jumat, 30 September 2022.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

9 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

9 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

13 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina