Remaja 16 Tahun Dinyatakan Bersalah Terlibat Kerusuhan Hong Kong 2019

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstran anti-pemerintah berkelahi dengan polisi anti huru hara selama aksi protes ketika pembahasan kedua dari undang-undang lagu kebangsaan di Hong Kong, Cina, Rabu, 27 Mei 2020. Dalam aksi yang berlangsung saat jam makan siang ini, pendemo memprotes undang-undang yang dianggap kontroversial tersebut. REUTERS/Tyrone Siu

    Demonstran anti-pemerintah berkelahi dengan polisi anti huru hara selama aksi protes ketika pembahasan kedua dari undang-undang lagu kebangsaan di Hong Kong, Cina, Rabu, 27 Mei 2020. Dalam aksi yang berlangsung saat jam makan siang ini, pendemo memprotes undang-undang yang dianggap kontroversial tersebut. REUTERS/Tyrone Siu

    TEMPO.CO, - Pengadilan Hong Kong menyatakan remaja berusia 16 tahun bersalah atas terlibat dalam unjuk rasa 2019 lalu. Ia menjadi orang termuda sejauh ini yang dinyatakan bersalah dalam peristiwa yang disebut pemerintah Cina sebagai kerusuhan.

    Remaja yang tidak disebutkan namanya ini berusia 14 tahun saat unjuk rasa menolak RUU Ekstradisi dan menyerukan demokrasi itu terjadi. Dalam persidangan ia mengaku melempar bom molotov ke arah polisi.

    Hakim menerima masukan dari layanan pemasyarakatan kota dan mengirim remaja laki itu ke pusat penahanan, sebuah alternatif penjara bagi para pelanggar hukum yang masih di bawah umur.

    Jangka waktu penahanan akan ditentukan oleh lembaga pemasyarakatan, dengan durasi minimal satu bulan dan maksimal setengah tahun.

    "Pengadilan harus membuat keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan membantu pelanggar muda," ucap Hakim Distrik Ernest Lin dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 3 Maret 2021.

    Lebih dari 10 ribu orang telah ditangkap sehubungan dengan demonstrasi besar-besaran pada 2019 lalu. Seitar 40 persen dari mereka adalah pelajar.

    Unjuk rasa yang diikuti ribuan orang saat itu berlangsung dari minggu demi minggu untuk menyerukan demokrasi yang lebih besar dan akuntabilitas polisi.

    Protes menjadi semakin keras setiap bulan. Polisi pun bersikap agresif untuk membubarkan massa.

    Sejak itu Cina mengawasi tindakan keras yang meluas di Hong Kong termasuk penerapan undang-undang keamanan nasional yang melarang banyak perbedaan pendapat.

    Baca juga: Kabur dari Tindakan Represif, Hampir 5.000 Warga Hong Kong Ajukan Visa Inggris

    Sumber: CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.