Varian Baru Virus Corona Ditemukan di New York

Seorang pekerja medis menunjukkan vaksin Covid-19 Pfizer yang akan diberikan pada perawat Sandra Lindsay dan yang akan menerima dosis kedua di Long Island Jewish Medical Center di daerah Queens, New. York City, AS, 4 Januari 2021. REUTERS/Shannon Stapleton/Pool

TEMPO.CO, - Dua tim peneliti terpisah mengatakan jika mereka telah menemukan varian virus corona baru yang mengkhawatirkan di New York pekan ini. Mutasi virus ini membuatnya mampu menghindari respons kekebalan alami tubuh serta efek antibodi.

Peneliti menamainya varian B.1.526. Virus ini muncul pada orang-orang di berbagai lingkungan di Kota New York dan tersebar di wilayah Timur laut.

Salah satu mutasi pada varian ini memilki kesamaan dengan varian yang pertama kali terlihat di Afrika Selatan dan dikenal sebagai B.1.351, yakni mampu menghindari respon tubuh terhadap vaksin.

"Kami mengamati peningkatan yang stabil dalam tingkat deteksi dari akhir Desember hingga pertengahan Februari, dengan peningkatan yang mengkhawatirkan menjadi 12,7 persen dalam dua minggu terakhir," tulis laporan salah satu tim, di Columbia University Medical Center, dikutip dari CNN, Kamis, 25 Februari 2021.

Ini adalah varian terbaru dari semakin banyak varian virus yang muncul di Amerika Serikat. Kasus Covid-19 di negeri Abang Sam masih tertinggi di dunia dengan 28 juta orang terinfeksi.

"Ini tumbuh di rumah, mungkin di New York," kata David Ho, Direktur Pusat Penelitian AIDS Aaron Diamond di Columbia, yang memimpin tim penelitian, melalui email.

Virus bermutasi sepanjang waktu. Semakin banyak orang yang terinfeksi, dan semakin lama mereka terinfeksi, semakin besar kemungkinan virus berubah. Tubuh pasien akan dipenuhi dengan miliaran salinan virus, dan mungkin akan sedikit berubah, atau bermutasi.

Kebanyakan virus akan datang dan pergi. Namun terkadang mutasi atau pola mutasi terjadi dan diteruskan.

Mutasi pada varian ini yang paling mengkhawatirkan para peneliti disebut E484K dan memberi virus kemampuan untuk melewati beberapa respons kekebalan tubuh, serta perawatan antibodi. Mutasi ini bermunculan dalam banyak kasus berbeda tapi dalam satu varian tertentu, yaitu yang disebut B.1.526. “Varian baru inilah yang melonjak, mengkhawatirkan, dalam populasi pasien kami selama beberapa minggu terakhir,” tulis laporan tim Columbia.

"Kami menemukan tingkat deteksi varian baru ini meningkat selama beberapa minggu terakhir. Kekhawatirannya adalah mungkin mulai menyalip strain lain, seperti varian Inggris dan Afrika Selatan," kata Ho.

Secara terpisah, tim di California Institute of Technology mengatakan mereka mengembangkan alat perangkat lunak yang juga melihat kemunculan B.1.526 di New York.

"Tampaknya frekuensi garis keturunan B.1.526 telah meningkat pesat di New York," tulis mereka dalam laporan mutasi virus corona pracetak yang belum ditinjau tetapi telah diposting online.

Baca juga: Satu Virus Covid-19 Hybrid Ditemukan di Amerika, Kombinasi Dua Varian

Sumber: CNN






Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

1 menit lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

1 jam lalu

Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

Teguk resmi membuka gerainya di 248 Mott Street, New York, Amerika Serikat.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

17 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

1 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

1 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

1 hari lalu

AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk pertahankan wilayah yang dicaplok


Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

1 hari lalu

Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

Christopher Reeve adalah pemeran pertama superhero Superman. Tapi Reeve ternyata pahlawan betulan bagi penyandang disabilitas di dunia nyata.


Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

1 hari lalu

Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

Sergei Lavrov menyebut Amerika Serikat sedang main api terkait sikapnya pada Taiwan.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin