Joe Biden Akan Ungkap Keterlibatan Mohammed bin Salman di Pembunuhan Khashoggi

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Sumber: Hamad I Mohammed/Reuters/Aljazeera

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintahan Joe Biden akan membeberkan laporan intelijen AS terkait pembunuhan Jamal Khashoggi pada Kamis, yang akan membuktikan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyetujui pembunuhan Khashoggi pada 2018, kata empat pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut.

Para pejabat mengatakan laporan tersebut, di mana CIA adalah kontributor utamanya, menilai bahwa putra mahkota menyetujui dan kemungkinan memerintahkan pembunuhan Khashoggi, jurnalis Washington Post yang mengkritik kebijakan putra mahkota dalam kolom tulisannya.

Presiden Joe Biden, seorang Demokrat yang menggantikan Donald Trump dari Partai Republik lima minggu lalu, mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa dia telah membaca laporan itu dan berharap untuk berbicara segera melalui telepon dengan Raja Arab Saudi Salman, 85 tahun, ayah dari putra Mohammed bin Salman (MBS), penguasa de facto Arab Saudi berusia 35 tahun.

Rilis laporan itu adalah bagian dari kebijakan Biden untuk menyelaraskan kembali hubungan dengan Riyadh setelah bertahun-tahun memberi sekutu Arab dan produsen minyak utama itu izin atas catatan hak asasi manusia dan intervensinya dalam perang saudara Yaman.

Biden ingin memulihkan hubungan dengan Arab Saudi ke jalur awal setelah empat tahun hubungan yang lebih nyaman di bawah Trump.

Pendemo memegang poster dengan gambar wartawan Saudi, Jamal Khashoggi di luar konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 25 Oktober 2018. REUTERS

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan pada Rabu, Biden hanya akan berkomunikasi dengan Raja Salman dan mengatakan laporan Khashoggi yang tidak diklasifikasikan sedang disiapkan untuk segera dirilis, dikutip dari Reuters, 25 Februari 2021.

Ketika Biden membatasi kontaknya dengan raja, pejabat lain di pemerintahan Biden berbicara dengan pejabat Saudi di berbagai tingkatan.

"Kami telah berhubungan dengan pejabat Saudi di berbagai tingkatan pada minggu-minggu awal pemerintahan ini," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price.

Jamal Khashoggi yang berusia 59 tahun, seorang jurnalis Saudi dan kolumnis Washington Post, dibujuk ke konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, dan dibunuh oleh tim yang terkait dengan putra mahkota. Tim itu kemudian memutilasi tubuhnya. Jenazah Jamal Khashoggi belum ditemukan hingga kini.

Setelah sejumlah bantahan diumumkan, Arab Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas dalam upaya ekstradisi yang gagal, tetapi pihaknya membantah keterlibatan putra mahkota.

Lima pria yang dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan tersebut diringankan hukumannya menjadi 20 tahun penjara setelah dimaafkan oleh keluarga Khashoggi.

Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard.[REUTERS]

Pada 2019, seorang penyelidik hak asasi manusia PBB, Agnes Callamard, menuduh Arab Saudi melakukan "eksekusi yang disengaja dan direncanakan" terhadap Khashoggi dan menyerukan penyelidikan lebih lanjut.

"Ada cukup bukti kredibel mengenai tanggung jawab putra mahkota yang menuntut penyelidikan lebih lanjut," kata Callamard setelah penyelidikan enam bulan.

Baca juga: AS Minta Arab Saudi Perbaiki Catatannya Soal HAM

Versi rahasia dari laporan tersebut dibagikan dengan anggota Kongres pada akhir 2018.

Tetapi pemerintahan Donald Trump menolak tuntutan anggota parlemen dan kelompok hak asasi manusia untuk merilis versi yang tidak diklasifikasikan, berusaha untuk menjaga kerja sama di tengah meningkatnya ketegangan dengan saingan regional Arab Saudi, Iran, dan mempromosikan penjualan senjata miliar dolar AS ke Arab Saudi.

Direktur baru intelijen nasional Biden, Avril Haines, berkomitmen pada sidang konfirmasi untuk mematuhi ketentuan dalam RUU pertahanan tahun 2019 yang mewajibkan Kantor Direktur Intelijen Nasional untuk merilis dalam waktu 30 hari laporan yang tidak diklasifikasikan tentang pembunuhan Jamal Khashoggi.

Joe Biden berjanji selama kampanye presiden 2020 untuk menilai kembali hubungan AS dengan Arab Saudi, sebagian karena pembunuhan Jamal Khashoggi dan peran Arab Saudi dalam perang Yaman.

REUTERS






Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

20 jam lalu

Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

Kerajaan Inggris punya Westminster Abbey tempat pemakaman raj atau ratu. Sementara, raja-raja Arab Saudi dikuburkan di pemakaman umum Al Oud Riyadh.


Juara 2 MHQ di Arab Saudi, Hafiz 13 Tahun dari Langkat Raih Rp 700 Juta

1 hari lalu

Juara 2 MHQ di Arab Saudi, Hafiz 13 Tahun dari Langkat Raih Rp 700 Juta

Hafiz Al-Quran, Zahran Auzan, meraih juara 2 pada Musabaqah Hafalan Al-Quran (MHQ) Tingkat Internasional, sisihkan peserta dari 50 negara.


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

1 hari lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Bagai Bumi dan Langit, Ini Beda Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris dengan Arab Saudi

3 hari lalu

Bagai Bumi dan Langit, Ini Beda Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris dengan Arab Saudi

Peti berlapis timah Ratu Elizabeth II disimpan di semacam brankas Royal Vault. Sedangkan jasad Raja Abdullah dimakamkan di Pemakaman Umum Al Oud.


PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

3 hari lalu

PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

PT Food Station Tjipinang Jaya sebelumnya telah bekerja sama dengan Al Raqeeb Universal Group untuk mengekspor beras merek Yasamin


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

3 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

4 hari lalu

RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

Menteri Zulkifli Hasan akan memulai perundingan CEPA antara Indonesia dan Arab Saudi sebagai bentuk upaya mendorong hubungan dagang dua negara.


Biden Kecam Upaya Putin Perpanjang Invasi ke Ukraina di Sidang Umum PBB

5 hari lalu

Biden Kecam Upaya Putin Perpanjang Invasi ke Ukraina di Sidang Umum PBB

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengkritik upaya Presiden Rusia Vladimir Putin memperpanjang invasi ke Ukraina dengan mobilisasi cadangan militer.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

5 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.


Arab Saudi Disebut Bakal Izinkan Bikini hingga Alkohol Dijual Bebas, Alasannya?

5 hari lalu

Arab Saudi Disebut Bakal Izinkan Bikini hingga Alkohol Dijual Bebas, Alasannya?

Pangeran MBS dikabarkan akan mengizinkan alkohol dijual bebas di sebuah resor wisata di Arab Saudi.