Boeing Imbau Maskapai Tangguhkan Boeing 777-200 Pasca Insiden United Airlines

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Boeing merespon insiden Boeing 777-200 United Airlines yang mesinnya meledak di tengah penerbangan pada Sabtu pekan lalu. Mereka merekomendasikan maskapai-maskapai penerbangan yang memakai jenis serupa untuk menahan penggunaannya dahulu. Terutama, kata Boeing, untuk Boeing 777-200 yang menggunakan mesin Pratt & Whitney PW4000

    "Sementara infvestigasi oleh Dewan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) berlangsung, kami merekomendasikan maskapai untuk menahan operasional 69 pesawat aktif dan 59 dalam penyimpanan jenis 777 yang digerakkan Pratt & Whitney 4000-112. Tunggu sampai ada kepastian soal itu," ujar Boeing dalam keterangan persnya, Ahad, 21 Februari 2021.

    Menurut laporan CNN, ada tiga negara yang maskapainya menggunakan Boeing tipe 777-200. Ketiganya adalah Amerika, Jepang, Korea Selatan. Di Amerika, hanya maskapai United Airlines yang menggunakan tipe pesawat tersebut.

    Boeing melanjutkan, mereka sudah menerima sejumlah pemberitahuan dari badan regulator di Jepang dan Amerika soal respon mereka terkait insiden United Airlines. Sejauh ini, keduanya sepakat penggunaan Boeing 777-200 dengan mesin Praat & Whitney PW4000 perlu ditahan dulu.

    "Kami mengapresiasi keputusan Biro Penerbangan Sipil Jepang dan Badan Administrasi Penerbangan Federal Amerika...Kami bekerjasama dengan regulator sembari mereka melakukan melakukan investigasi bersama Pratt & Whitney," ujar Boeing menegaskan.

    Pihak NTSB, dalam keterangan terpisah, menyatakan investigasi sudah dimulai sejak Ahad kemarin. Dan, pemeriksaan difokuskan ke mesin, pesawat, foto, serta video detik-detik mesin meledak. Data di kotak hitam juga tidak akan lolos dari perhatian.

    Secara terpisah, pihal United Airlines memastika penggunaan unit Boeing 777-200 yang mereka miliki sudah dihentikan sementara. Hal itu, kata mereka, bersifat sementara untuk mendukung investigasi yang berjalan.

    "Dari 52 pesawat Boeing 777-200 yang kami miliki, 24 unit kami berhentikan pemakaiannya. Sisanya masih dalam penyimpanan," ujar United Airlines dalam keterangan persnya

    Hingga berita ini ditulis, tidak ada korban akibat insiden mesin meledak tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, saat mesin kanan pesawat United Airlines meledak, pecahannya jatuh dan tersebar di berbagai penjuru kota Denver. Warga yang sial mendapati potongan-potongan mesin tersebut merusak properti mereka.

    Baca juga: United Airlines Stop 24 Unit Pesawat Boeing 777-200 Karena Insiden Mesin Meledak

    ISTMAN MP | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.