Diskriminasi Buat Kaum LGBT Rentan Tertular Covid-19

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan warga mengikuti Parede LGBT saat memperingati 50 tahun Stonewall  di New York, 1 Juli 2019. REUTERS/Lucas Jackson

    Ratusan warga mengikuti Parede LGBT saat memperingati 50 tahun Stonewall di New York, 1 Juli 2019. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) lebih rentan terinfeksi virus corona. Alasannya mereka mengalami diskriminasi termasuk di pelayanan kesehatan.

    "Kesenjangan kesehatan ini membuat mereka lebih rentan," kata CDC dalam Laporan Mingguan Morbiditas dan Kematian seperti dikutip dari CNN, Jumat, 5 Februari 2021.

    Data dari Sistem Pengawasan Faktor Risiko Perilaku 2017 hingga 2019 yang dimiliki CDC menunjukkan riwayat penyakit yang diderita komunitas LGBTQ lebih tinggi sehingga mereka rentan tertular Covid-19.

    Banyak anggota komunitas LGBTQ di Amerika Serikat yang menderita sakit jantung, asma, hipertensi, kanker, penyakit ginjal, penyakit paru obstruktif kronik, stroke, obesitas, diabetes dan merokok. 

    "Karena ketidakadilan sosial yang sudah berlangsung lama dan prevalensi yang lebih tinggi dari beberapa kondisi kesehatan yang mendasarinya, populasi minoritas seksual mungkin rentan terhadap penularan Covid-19 dan hasil yang parah terkait, dan kerentanan ini dapat diperbesar bila digabungkan dengan karakteristik demografis lain seperti ras atau etnis,” kata laporan itu.

    Tetapi ada celah data dan banyak yang tidak diketahui, kata CDC. Alasannya informasi orientasi seksual dan identitas gender tidak secara konsisten ditangkap oleh sistem pengumpulan data standar Covid-19. Beberapa negara bagian baru mengumpulkan informasi ini beberapa bulan setelah pandemi. 

    Baca juga: Joe Biden Akan Keluarkan Memo Perlindungan Kaum LGBTQ

    Pada Juli, California mengumumkan akan mengumpulkan data tentang orientasi seksual dan identitas gender untuk lebih memahami dampak pandemi pada populasi ini. Begitu pula dengan Illinois, Pennsylvania, Washington, DC, dan beberapa yurisdiksi lain.

    CDC mendorong semua yurisdiksi untuk mengumpulkan informasi tentang orientasi seksual dan identitas gender selama pandemi. Alasannya perhatian terhadap kemungkinan disparitas yang lebih besar di persimpangan orientasi seksual dan ras atau etnis sangat penting untuk memastikan keadilan kesehatan bagi semua.

    "Termasuk subpopulasi yang keadaannya seringkali tetap tidak terungkap meskipun ada pengakuan atas kepentingan dan kebutuhan mereka yang berbeda,” kata laporan CDC terkait kerentanan komunitas LGBTQ terhadap Covid-19 ini.

    CNN

    https://edition.cnn.com/world/live-news/coronavirus-pandemic-vaccine-updates-02-04-21/h_926002d531171b9342f69d994800c684


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.