Pasukan Azerbaijan dan Armenia Bentrok, Empat Tewas

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah tank T-72 yang dioperasikan oleh tentara Azerbaijan, melepaskan tembakan meriam saat ikuti kompetisi Tank Biathlon yang merupakan bagian dari International Army Game 2016, di pemukiman Alabino luar Moskow, Rusia, 2 Agustus 2016. REUTERS

    Sebuah tank T-72 yang dioperasikan oleh tentara Azerbaijan, melepaskan tembakan meriam saat ikuti kompetisi Tank Biathlon yang merupakan bagian dari International Army Game 2016, di pemukiman Alabino luar Moskow, Rusia, 2 Agustus 2016. REUTERS

    TEMPO.COBaku – Pasukan militer Azerbaijan dan Armenia terlibat bentrok senjata dan menewaskan serta melukai sejumlah anggota pasukan kedua negara.

    Konflik Azerbaijan dan Armenia di perbatasan kedua negara ini terjadi setelah kedua pihak saling tuding soal pelanggaran perbatasan.

    Menteri Pertahanan Azerbaijan mengatakan empat tentaranya tewas dan lima orang terluka.

    Sedangkan kemenhan Armenia mengatakan dua tentaranya terluka.

    “Kedua pihak saling melontarkan tuduhan pelanggaran gencatan senjata dan saling menembakkan artileri,” begitu dilansir Reuters, Senin, 13 Juli 2020.

    Konflik bersenjata ini terjadi sejak Ahad dan berlanjut hingga Senin di kawasan Kaukasus selatan.

    Hubungan kedua negara memburuk setelah etnis Armenia di Nagorno-Karabakh di Azerbaijan menyatakan diri merdeka setelah runtuhnya Uni Sovyet pada 1991.

    Kedua negara bersepakat melakukan gencatan senjata pada 1994 untuk mengakhiri konflik Azerbaijan dan Armenia. Namun insiden saling tembak masih berlangsung di sekitar Nagorno-Karabakh dan perbatasan kedua negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.