Pasangan Inggris Ini Dapat Rp 550 Miliar Berbisnis Hand Sanitizer

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hand sanitizer. Pixabay

    Ilustrasi hand sanitizer. Pixabay

    TEMPO.CO, London - Sepasang suami istri di Inggris berhasil membangun bisnis pembersih tangan atau hand sanitizer di tengah merebaknya pandemi Covid-19.

    Andrew dan Rachel Montague mendirikan perusahaan ClearWater Hygiene pada Maret dan berhasil mendapatkan pesanan dari perusahaan ritel besar.

    “Mereka mampu mendapatkan penghasilan sekitar 30 juta poundsterling dalam 12 pekan,” begitu dilansir Mirror pada Sabtu, 4 Juli 2020. Jumlah ini setara dengan Rp550 miliar.

    Produk sanitasi buatan perusahaan mereka ini menjadi langganan bagi perusahaan ritel seperti O2 Retail, Aldi, dan Post Office.

    Perusahaan mereka bisa memproduksi cairan sanitasi tangan ini sebanyak sekitar 900 ribu liter per pekan.

    Saat ini, perusahaan mempekerjakan sekitar 12 orang staf dan delapan orang pekerja kontrak.

    Andrew, yang merupakan pengembang properti, mengatakan ada permintaan tinggi untuk produk sanitasi tangan di Inggris.

    “Kami bangga bisa menyediakan dukungan bagi perang melawan Covid-19,” kata Andrew sambil mengatakan dia menyumbangkan sebagian produk untuk Layanan Kesehatan Nasional Inggris.

    Dia mengatakan permintaan konsumen untuk produk sanitasi ini terus meningkat. “Kami telah meningkatkan kemampuan produksi menjadi sekitar 900 ribu liter per pekan,” kata dia.

    80 persen dari komponen hand sanitizer Covid-19 ini merupakan ethanol cair atau alkohol. Sehingga, produk ini cocok digunakan untuk rumah sakit, panti jompo, dan fasilitas kesehatan publik. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.