Warga Spanyol Belanja Bunga saat Relaksasi Lockdown Virus Corona

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan-jalan bersama anjingnya di pantai Zurriola setelah pelonggaran lockdown saat pandemi virus corona atau COVID-19 di San Sebastian, Spanyol, 2 Mei 2020. REUTERS/Vincent West

    Pengunjung berjalan-jalan bersama anjingnya di pantai Zurriola setelah pelonggaran lockdown saat pandemi virus corona atau COVID-19 di San Sebastian, Spanyol, 2 Mei 2020. REUTERS/Vincent West

    TEMPO.COMadrid – Sejumlah salon dan toko bunga mulai beroperasi di Spanyol pada Senin, 4 Mei 2020, menyusul pelonggaran pembatasan kegiatan sosial dan bisnis terkait upaya pencegahan wabah virus Corona atau Covid-19.

    Pemerintah Spanyol memulai proses pembukaan kegiatan ekonomi dan sosial, yang bakal berlangsung dalam empat tahap hingga akhir Juni 2020.

    Hingga Senin, jumlah korban meninggal akibat wabah virus Corona berada di bawah 200 kasus per hari hingga hari kedua.

    “Pesanan untuk tiga hari ke depan sudah penuh,” kata Alfonso Sanchidrian, yang berprofesi sebagai tukang cukur, sambil menyisir rambut pelanggan di Ibu Kota Madrid pada Senin, 4 Mei 2020, seperti dilansir Reuters.

    Toko bunga di Madrid juga mulai melayani pelanggan seperti yang dilakukan penjual bunga Fernando Ramos. Dia terlihat menyemprotkan disinfektan ke rak bunga sambil memakai masker plastik transparan menutupi wajahnya.

    “Saya membeli hadiah bunga untuk ulang tahun saudara perempuan saya dan satu lagi untuk diri saya di rumah,” kata Maria Antonieta Roda, yang membeli sekumpulan bunga lili dari toko bunga itu.

    Sejumlah petugas Palang Merah terlihat menyebarkan masker wajah di stasiun kereta api di Madrid. Ini karena pemerintah mewajibkan penumpang mengenakan masker wajah.

    Pemerintah juga menempatkan petugas di dermaga yang menghubungkan Pula Ibiza, yang menjadi tempat berilibur, ke Kota Formentera. Mereka melakukan pengetesan medis cepat kepada penumpang untuk mendeteksi apakah ada yang terinfeksi virus Corona.

    Selama akhir pekan kemarin, warga Spanyol mulai ke luar dari rumah untuk pertama kalinya dalam tujuh pekan ini setelah pelonggaran atas aturan pembatasan sosial dan ekonomi.

    Warga terlihat berolah raga lari, naik sepeda, dan berjalan-jalan dalam jumlah besar. Sejumlah pantai juga mulai dipadati pengunjung.

    Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengatakan pada Sabtu pekan lalu bahwa ada enam juta masker wajah yang akan dibagikan.

    Data dari Johns Hopkins University menunjukkan Spanyol menempati urutan kedua dengan 218 ribu kasus infeksi virus Corona. Ada sekitar 25.400 orang meninggal akibat infeksi virus ini.

    Wabah virus Corona ini telah menyebar ke 185 negara dengan jumlah korban terinfeksi sebanyak sekitar 3.6 juta orang dan menewaskan 251 ribu orang.

    PM Sanchez berencana memperpanjang masa status darurat penanganan wabah virus Corona, yang akan berakhir pada 9 Mei 2020, ini selama dua pekan lagi.

    Sachez bakal menghadap parlemen untuk mendapatkan persetujuan itu. Spanyol menerapkan lockdown atau larangan berkegiatan umum sejak pertengahan Maret. Ini membuat mayoritas masyarakat tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari di luar rumah kecuali dianggap penting seperti membeli bahan makanan atau obat-obatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.