Iran Minta Negara di Dunia Abaikan Sanksi Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstran membakar bendera AS dan Inggris selama protes menentang atas tewasnya Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, dalam serangan udara di bandara Baghdad, di Teheran, Iran, 3 Januari 2020. Pemimpin Pasukan Quds Garda Revolusi Iran Jenderal Qassem Soleimani diketahui tewas atas serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat. WANA (West Asia News Agency)/Nazanin Tabatabaee via REUTERS

    Demonstran membakar bendera AS dan Inggris selama protes menentang atas tewasnya Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, dalam serangan udara di bandara Baghdad, di Teheran, Iran, 3 Januari 2020. Pemimpin Pasukan Quds Garda Revolusi Iran Jenderal Qassem Soleimani diketahui tewas atas serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat. WANA (West Asia News Agency)/Nazanin Tabatabaee via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi menyerukan kepada negara-negara di dunia agar mengabaikan sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat ke negara itu. Seruan Mousavi itu untuk menyoroti pernyataan yang dibuat oleh sejumlah pejabat Amerika Serikat yang kontradiktif dan sewenang-wenang.

    “Kami telah menyampaikan pesan kepada semua negara di dunia dan pejabat di Pemerintah Amerika Serikat untuk mengecam langkah embargo yang tidak adil dan ilegal ini, yang seharusnya ditangguhkan dalam kondisi seperti ini (penyebaran wabah virus corona),” kata Mousavi, seperti dikutip dari middleeastmonitor.com.

    ilustrasi bendera Iran. Sumber: REUTERS/Leonhard Foeger

    Mousavi menyerukan kepada seluruh negara di dunia agar tidak menjalankan langkah yang tidak manusiawi, tanpa dasar hukum dan tidak adil (sanksi Amerika) sehingga masalah bersama ini bisa diselesaikan (virus corona).

    Mousavi meyakinkan Pemerintah dan masyarakat Iran tidak mempercayai pernyataan-pernyataan para pejabat tinggi Pemerintah Amerika Serikat. Iran juga tidak akan meminta Amerika mengirimkan bantuan medis atau bantuan perawatan kesehatan ke negara itu.    

    Sebelumnya pada pertengahan 2019, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Pemimpin Iran tertinggi Ali Khamenei dan Menteri Luar Negeri Iran Mohmmad Javad Zarif. Sanksi itu disebut Iran sama dengan menutup pintu diplomasi dan Amerika Serikat dikatakan telah mensia-siakan satu-satunya rute perdamaian bagi kedua negara. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.