Cegah Virus Corona, AS Mau Batasi Warganya Naik Kapal Pesiar

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penerbang dari Moffett Federal Airfield, 129th Rescue Wing mengirimkan alat uji virus Corona ke kapal pesiar Grand Princess di lepas pantai California, AS dalam gambar dari video yang diperoleh Reuters pada 5 Maret 2020. [California National Guard / Selebaran melalui REUTERS]

    Penerbang dari Moffett Federal Airfield, 129th Rescue Wing mengirimkan alat uji virus Corona ke kapal pesiar Grand Princess di lepas pantai California, AS dalam gambar dari video yang diperoleh Reuters pada 5 Maret 2020. [California National Guard / Selebaran melalui REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat sedang mempertimbangkan warganya untuk tidak menggunakan kapal pesiar sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

    Menurut empat pejabat yang mengetahui situasi tersebut, mengatakan tidak ada keputusan yang dibuat. Diskusi berlangsung menjelang pertemuan akhir pekan ini antara Wakil Presiden Mike Pence, yang bertanggung jawab memimpin satuan tugas virus Corona AS dan pihak industri pelayaran.

    Pemerintah dapat menyarankan beberapa atau semua calon penumpang AS untuk sementara waktu menghindari menggunakan kapal pesiar atau memberlakukan pembatasan perjalanan terkait dengan kapal pesiar, kata para pejabat, dikutip dari Reuters, 7 Maret 2020.

    Selama konferensi pers di Gedung Putih pada Jumat malam, Pence mengatakan orang tua harus menggunakan "akal sehat dan hati-hati" ketika merencanakan perjalanan dengan kapal pesiar.

    "Kapal pesiar merupakan tantangan unik bagi para pejabat kesehatan," kata Pence. "Kami akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar Amerika di industri jalur pelayaran untuk meningkatkan dan memperkuat prosedur penyaringan."

    Penerbang dari Moffett Federal Airfield, 129th Rescue Wing mengirimkan alat uji virus Corona ke kapal pesiar Grand Princess di lepas pantai California, AS dalam gambar dari video yang diperoleh Reuters pada 5 Maret 2020. [California National Guard / REUTERS]

    Saham operator kapal pesiar dalam perdagangan AS berubah negatif setelah laporan Reuters sebelumnya pada hari Jumat. Saham Carnival Corp dan Royal Caribbean turun hampir 2% dan saham Norwegian Cruise Lines turun hampir 1%.

    Saham Royal Caribbean Cruises, Carnival, dan Norwegian Cruise Line Holdings telah jatuh sekitar 50% sejak Januari.

    Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang pada hari Jumat yang mengalokasikan US$ 8,3 miliar atau Rp 118 triliun untuk meningkatkan kapasitas negara untuk menguji virus Corona baru dan mendanai langkah-langkah lain untuk membendung wabah yang kini telah menginfeksi sekitar 100.000 orang lebih di seluruh dunia.

    Dikutip dari CNN, sebanyak 21 orang di kapal pesiar Grand Princess yang dikarantina di lepas pantai California terinfeksi virus Corona. Kapal bergerak lebih dekat ke pantai karena seorang penumpang membutuhkan perawatan medis.

    Menurut data real-time John Hopkins CSSE yang diperbarui pada 7 Maret 2020 pukul 12.13 pm, total 338 kasus terkonfirmasi virus Corona di Amerika Serikat dengan total 17 kematian menurut laporan The Washington Post.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.