Dampak Wabah Virus Corona Terhadap Perekonomian Vietnam

Seorang petugas kesehatan menyemprotkan disinfektan di dalam bus Vietnam Airlines untuk melindungi dari wabah Virus Corona di bandara Noi Bai di Hanoi, Vietnam, 21 Februari 2020. REUTERS/Kham

TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus Corona telah berdampak pada perekonomian Vietnam ketika negara ini memiliki 16 kasus infeksi COVID-19.

"Vietnam menderita secara ekonomi, tetapi kurang dari Cina," kata Adam McCarty, kepala ekonom di Mekong Economics di Hanoi, dikutip dari South China Morning Post, 23 Februari 2020.

"Sekolah tetap ditutup, wisatawan terlalu sedikit, dan pekerja, mungkin 20 persen, setengah menganggur karena penurunan permintaan dan input Cina," katanya.

Sejak wabah dimulai pada akhir tahun lalu, Vietnam telah memperkenalkan sejumlah langkah untuk membantu menahan penyebarannya, termasuk memperpanjang liburan sekolah Tahun Baru Imlek di puluhan kota dan menghentikan perdagangan dengan Cina di banyak stasiun perbatasan utara.

Beberapa pos pemeriksaan dibuka kembali untuk jangka waktu terbatas pada hari Kamis, meskipun semua pengemudi truk yang memasuki negara itu dari Cina sekarang diharuskan memakai sarung tangan dan masker, dan dilarang meninggalkan taksi mereka, menurut laporan media Vietnam.

Seorang buruh membuat penghalang di lintasan di lokasi pembangunan lintasan balap Grand Prix Formula 1 Vietnam di Hanoi, Vietnam, 18 Februari 2020. Vietnam berbatasan langsung dengan Cina di mana sedikitnya 1.800 orang tewas karena virus corona. Sejumlah ajang olah raga internasional pun dibatalkan atau dipindahkan dari Negeri Tirai Bambu tersebut. REUTERS/Kham

Perusahaan kereta milik negara Vietnam Railways mengatakan pendapatannya dalam 19 hari pertama Februari turun sekitar US$ 2,8 juta atau Rp 38,5 miliar dari periode yang sama tahun lalu, sebagian karena harus membayar pengembalian uang pada hampir 40.000 tiket yang tidak digunakan.

Puluhan ribu pekerja migran Cina dikarantina saat mereka kembali ke Vietnam setelah liburan Tahun Baru Imlek, termasuk sekitar 10.000 di kota Son Loi dekat perbatasan Cina. Meskipun pos pemeriksaan kini telah dibuka kembali, bisnis terus menghadapi kesulitan.

Di sebuah pabrik sepatu di provinsi Thanh Hoa, hampir 12.000 pekerja diminta untuk mengambil cuti dua hari pekan lalu karena perusahaan tidak memiliki bahan baku untuk mereka kerjakan, lapor media setempat.

Ribuan pekerja di pabrik-pabrik garmen di Vietnam juga mogok karena kekhawatiran rekan kerja Cina mereka telah membawa COVID-19 setelah liburan. Dalam upaya meyakinkan mereka, serikat yang dikelola pemerintah menyediakan masker wajah gratis dan informasi tentang cara melindungi terhadap infeksi.

Wabah mematikan itu, yang dimulai di kota Wuhan di Cina tengah pada Desember, telah berdampak signifikan pada rantai pasokan global, dengan banyak bisnis asing mengeluh kekurangan pasokan karena gangguan produksi di ekonomi terbesar kedua di dunia itu. . Vietnam mengandalkan Cina untuk sekitar 30 persen impornya.

Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc mengatakan pada awal Februari bahwa pertumbuhan ekonomi dalam tiga bulan pertama tahun 2020 kemungkinan akan menjadi satu poin persentase di bawah target pemerintah sebesar 6,8 persen untuk periode tersebut.






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

10 jam lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

14 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

23 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

1 hari lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

1 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

2 hari lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

2 hari lalu

Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

Kalangan pengusaha tengah mempersiapkan perusahaan-perusahaannya menghadapi dampak resesi ekonomi global.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

2 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.