Aktor Clint Eastwood Dukung Michael Bloomberg Bukan Trump

Reporter

Editor

Budi Riza

AP Photo/Matt Sayles

TEMPO.CO, Washington DC- Aktor dan sutradara kawakan, Clint Eastwood, mendukung calon kandidat Presiden Michael Bloomberg, yang berasal dari Partai Demokrat.

Selama ini, Eastwood dikenal sebagai pendukung kandidat Presiden dari Partai Republik.

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal seperti dikutip CNN, Eastwood mengritik perilaku Trump selama menjabat Presiden.

“Hal terbaik yang bis kita lakukan adalah membantu Mike Bloomberg masuk ke sana,” kata tokoh konservatif Eastwood mengenai Michael Bloomberg seperti dilansir CNN pada Sabtu, 22 Februari 2020.

Eastwood mengatakan dia berharap Trump seharusnya bersikap lebih ramah tanpa mencuit dan menjuluki orang dengan nama-nama julukan.

“Secara pribadi, saya ingin dia menaikkan dirinya ke level itu,” kata Eastwood, yang mengaku menyetujui beberapa hal yang dilakukan Trump tanpa merinci lebih jauh.

Clint Eastwood menyebut dirinya sebagai seorang libertarian. Dia menyesalkan kondisi politik domestik yang menjadi penuh kemarahan.

Pada masa kampanye Presiden 2016, Eastwood mengaku akan memilih Trump dan bukannya Hillary Clinton. Menurut dia, Hillary mendapatkan banyak uang dengan menjadi politikus.

Eastwood juga pernah tampil pada acara Konvensi Nasional Republik 2012. Saat itu, dia berbicara kepada Presiden Barack Obama, yang seakan-akan sedang duduk di sebuah kursi yang sebenarnya kosong di atas panggung.

Clint Eastwood pernah menjadi politikus pada 1986 saat dia menjabat wali kota Carmel by the Sea, California, selama dua periode.






Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

1 hari lalu

Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

Kubicki mengakui dia menyebut Presiden Erdogan dengan sebutan tikus got saat berpidato di sebuah kampanye


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

2 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

2 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

3 hari lalu

Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

Kepolisian Uruguay menangkap kepala keamanan pribadi presiden Luis Lacalle Pou karena membantu warga Rusia masuk secara ilegal


Demo Iran: 17 Orang Tewas, Presiden Raisi Ancam Demonstran

7 hari lalu

Demo Iran: 17 Orang Tewas, Presiden Raisi Ancam Demonstran

Korban tewas dalam demo Iran terkait kematian seorang wanita muda, Mahsa Amini, terus bertambah. Hingga Kamis, tercatat 17 orang tewas selama 6 hari


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

7 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Bertemu Presiden, PGRI Minta Tunjangan Profesi di RUU Sisdiknas Dipertahankan

9 hari lalu

Bertemu Presiden, PGRI Minta Tunjangan Profesi di RUU Sisdiknas Dipertahankan

PGRI mengusulkan agar tunjangan profesi guru dan dosen tidak dihapus dalam RUU Sisdiknas


Jair Bolsonaro Kampanye di Sela Acara Pemakaman Ratu Elizabeth II

10 hari lalu

Jair Bolsonaro Kampanye di Sela Acara Pemakaman Ratu Elizabeth II

Jair Bolsonaro mengubah perjalanannya ke London untuk pemakaman Ratu Elizabeth II menjadi acara kampanye pemilu


Apa Itu Supremasi Sipil?

11 hari lalu

Apa Itu Supremasi Sipil?

Supremasi sipil merupakan tradisi demokrasi yang menekankan bahwa angkatan bersenjata suatu negara harus selalu di bawah kontrol sipil.


50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

12 hari lalu

50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

Hubungan Indonesia-Korea Selatan diprediksi kian erat di tengah ketegangan di kawasan Indo-Pasifik antara Amerika Serikat dan Cina.