Kengerian Pesawat Ryanair Terbang Melawan Badai Dennis

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kengerian dalam salah satu penerbangan Ryanair saat burung besi itu terkena sapuan badai Dennis pada Minggu, 6 Februari 2020. Sumber: Youtube/mirror.co.uk

    Kengerian dalam salah satu penerbangan Ryanair saat burung besi itu terkena sapuan badai Dennis pada Minggu, 6 Februari 2020. Sumber: Youtube/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, JakartaPesawat Ryanair yang terbang pada Minggu sore, 16 Februari 2020 Oujda, Maroko menuju Brussels, Belgia, terkena dampak amukan badai Dennis. Beberapa penumpang menangis, hingga ada yang muntah-muntah selama pesawat mengalami turbulensi dahsyat. 

    Dalam sebuah rekaman terlihat seorang penumpang ketakutan dan berusaha mengendalikan diri. Burung besi itu terombang ambing ketika pilot berusaha melakukan navigasi udara di tengah kencangnya badai.

    Pesawat Ryanair. REUTERS/Phil Noble

    Beberapa penumpang berdoa agar terhindar dari kejadian buruk selama penerbangan itu. Pesawat akhirnya mendarat di Bandara Charleroi, Belgia setelah berhasil melawan badai Dennis. Beruntung tak ada korban meninggal atau terluka akibat insiden itu. 

    Pilot pesawat Ryanair diketahui cukup mahir  dalam melakukan navigasi udara sesaat sebelum pendaratan. Penumpang dan awak pesawat selamat setibanya di bandara tujuan. 

    Badai Dennis berupa angin kencang berkekuatan hingga 80 mil per jam. Badai itu menyapu wilayah Eropa pada pekan ini hingga mengakibatkan beberapa daerah di Inggris setelah lebih dari 200 tahun. Beberapa daerah di Wales dan Inggris mengalami hujan lebat selama satu bulan akibat badai Dennis.

    SAFIRA ANDINI | MIRROR.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.