Sopir Taksi di Amerika Selamatkan Penumpang dari Upaya Penipuan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rajbir Singh, tengah, sopir taksi yang menyelamatkan penumpangnya dari upaya penipuan. Sumber: edition.cnn.com

    Rajbir Singh, tengah, sopir taksi yang menyelamatkan penumpangnya dari upaya penipuan. Sumber: edition.cnn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang sopir taksi di California, Amerika Serikat, banjir pujian karena menyelamatkan seorang lansia perempuan dari upaya penipuan sebesar US$ 25 ribu atau Rp 341 juta.     

    Dikutip dari ndtv.com, perisitwa ini terjadi dua pekan lalu saat Rajbir Singh, pemilik usaha taksi Roseville Cab, yang mendapat telepon agar menjemput seorang nenek, 92 tahun dari rumahnya di Sun City, Roseville, Amerika Serikat.

    Kepolisian Kota Roseville menceritakan Singh merasa ada hal yang mencurigakan ketika calon penumpang itu mengatakan padanya untuk diantar ke suatu bank karena dia ingin menarik uang US$ 25 ribu, yang diperlukan untuk menyelesaikan utangnya dengan IRS (Internal Revenue Service). IRS adalah sebuah badan pemerintah Amerika Serikat yang bertanggung jawab mengumpulkan pajak.      

    “Rasanya sangat mencurigakan bagi Singh sehingga dia menyarangkan kepada penumpangnya itu bahwa ini mungkin saja sebuah penipuan,” kata Kepolisian Kota Roseville dalam unggahan di Facebook. 

    Taksi yang dikemudikan oleh Rajbir Singh untuk menyelamatkan penumpangnya dari penipuan. Sumber: Facebook/Kepolisian Roseville

    Akan tetapi, lansia yang namanya tidak dipublikasi itu ragu dengan kecurigaan Singh, meskipun Singh memintanya agar terus mempertimbangkan tindakannya. Singh bahkan sampai menelepon orang yang mengaku sebagai pegawai IRS. 

    “Saya menelepon ke nomor itu beberapa kali dan bertanya pada laki-laki yang ada di ujung telepon itu ‘apakah Anda kenal perempuan ini? Dia menjawab tidak’. Saya lalu mulai mengendus sesuatu yang salah,” kata Singh.    

    Laki-laki yang mengaku sebagai pegawai IRS itu menutup telepon Singh dan setelah ditelepon beberapa kali oleh Singh, dia memblokir nomor telepon tersebut. Sayangnya, penumpang Singh masih belum mempercayai Singh. Walhasil, demi meyakinkan penumpangnya itu, Singh menawarkan padanya untuk bersama-sama ke kantor polisi. 

    Singh pun akhirnya memutar arah dan menuju pos polisi, sedangkan nenek tersebut menunggu di dalam taksinya. Setelah berdiskusi dengan polisi, dipastikan ini adalah sebuah penipuan. Polisi akhirnya berbicara dengan nenek tersebut sehingga dia akhirnya percaya kalau dia sedang ditipu dan memutuskan untuk tidak menuruti keinginan penipu itu. Dia pun pulang ke rumahnya diantar oleh Singh. 

    Kisah ini banjir pujian dan mendapat lebih dari 2 ribu likes di Facedbook. Kepolisian lalu memberikan sopir taksi itu hadiah voucher US$ 50 sebagai ucapan terima kasih.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.