Jeanine Anez Minta Semua Menteri di Bolivia Mundur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senator Bolivia Jeanine Anez.[REUTERS]

    Senator Bolivia Jeanine Anez.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Bolivia sementara Jeanine Anez meminta para menterinya mengundurkan diri untuk menyongsong wajah baru pemerintah Bolivia ke level transisi demokratis. Permintaan itu disampaikan menyusul rencananya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Bolivia dalam pemilu Mei 2020.

    Dikutip dari reuters.com, Kepresidenan Bolivia menjelaskan Anez akan berusaha secepatnya mencari pengganti untuk posisi menteri yang baru demi menjaga stabilitas negara menjelang pemilu. Pemilu Bolivia pada Oktober 2019 berujung pada pengunduran diri mantan Presiden Evo Morales setelah pemilu menjadi sengketa.

    Anez mengumumkan pencalonannya maju dalam Pemilu Mei 2020 pada Jumat, 24 Januari 2020, yang langsung memicu ketegangan di Bolivia. Pasalnya, Anez seperti menjilat ludah sendiri setelah sebelumnya dia mengatakan hanya akan menjalankan pemerintahan sementara dan membawa Bolivia ke pemilu baru yang transparan. 

    “Suara yang tercerai-berai dan para kandidat yang gagal membawa masyarakat Bolivia bersatu telah membawa saya pada keputusan ini,” kata Anez.    

    Anez menganggap dirinya sebagai Presiden Bolivia pada November 2019 dengan mengajukan klausul konstitusi yang mengidikasikan bahwa dia adalah pemimpin Bolivia selanjutnya untuk sementara setelah mantan Presiden Morales, Wakil Presiden Alvaro Garcia Linera dan anggota parlemen lainnya dari koalisi partai sosialis Morales, mengundurkan diri. Pemerintahan Anez telah membawa Bolivia pada perubahan yang signifikan, diantaranya memutuskan hubungan bilateral Bolivia dengan Kuba dan Venezuela serta memperbaiki hubungan Bolivia yang rusak dengan Amerika Serikat. 

    Anez, 52 tahun, adalah presenter televisi dan pengacara sebelum terjun ke dunia politik. Dia dikenal sebagai pengkritik Morales. Morales mengkritik pemerintahan Anez menggunakan kekuatan militer secara berlebihan dan mencederai hak-hak masyarakat adat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.