Satu Kasus Virus Corona Terdeteksi di Singapura

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasar ikan di Kota Wuhan, Cina, ditutup sementara setelah beberapa orang terinveksi virus corona di sana. Sumber: Noel Celis/Agence France-Presse - Getty Images/nytimes.com

    Pasar ikan di Kota Wuhan, Cina, ditutup sementara setelah beberapa orang terinveksi virus corona di sana. Sumber: Noel Celis/Agence France-Presse - Getty Images/nytimes.com

    TEMPO.COSingapura – Pemerintah Singapura mengatakan satu kasus penyebaran virus Corona terdeteksi di negara itu.

    Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan virus itu, yang menyebabkan sakit pneumonia, menjangkiti seorang pria asal Wuhan, Cina, berusia 66 tahun.

    “Lelaki itu tiba di Singapura bersama keluarganya pada 20 Januari 2020,” begitu dilansir kementerian Kesehatan dalam rilis yang diperoleh Tempo pada 23 Januari 2020.

    Lelaki ini telah dirawat di RS General atau SGH di Singapura dan kondisinya stabil.

    Pada saat yang sama, kementerian juga mendapat satu kasus terduga virus Corona, yang diderita seorang perempuan berusia 53 tahun asal Wuhan, Cina.

    “Hasil pengetesan masih berlangsung dan kondisi pasien stabil,” begitu pernyataan kementerian.

    Channel News Asia melansir, pasien pertama, yang terkonfirmasi terkena viru Corona, tiba dari Wuhan, Cina, lewat Guanzhou dengan penerbangan menggunakan maskapai China Southern dan nomor penerbangan CZ351.

    Pria ini mengaku mengalami radang tenggorokan saat dalam penerbangan tapi tidak merasakan demam, yang baru dialaminya pada keesokan hari disertai batuk.

    Lelaki ini lalu mendatangani SGH pada Rabu kemarin dan langsung diisolasi karena diagnosa menunjukkan dia mengalami pneumonia. SGH melaporkan ke kementerian Kesehatan pada pukul 10 pada Rabu bahwa ada indikasi pasien menderita pneumonia akibat virus Corona.

    Belakangan, hasil tes menunjukkan lelaki itu terkonfirmasi menderita virus Corona pada Kamis pukul enam sore.

    Kementerian mengatakan sedang melacak sekitar 30 penumpang, yang berada di sekitar pasien atau dua baris di depan dan dua baris di belakang selama di penerbangan tadi.

    Pasien ini datang dari Wuhan bersama 9 orang anggota rombongan. Anak lelakinya yang berusia 37 tahun telah dirawat dengan dugaan mengalami pneumonia akibat virus Corona itu. Sedangkan delapan orang lainnya telah meninggalkan Singapura.

    Rombongan pasien ini sempat menginap di Resor Rasa Sentosa Resort and Spa, Shangri-La. Dia mengaku berada di dalam hotel selama di Singapura.

    Kementerian mengatakan ada 28 kasus dugaan virus Corona ini dengan pasien berusia satu hingga 78 tahun. 7 orang telah dinyatakan negatif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.