Setelah Wuhan, Huanggang Jadi Kota Kedua di Cina yang Diisolasi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Wuhan, pemerintah Cina memerintahkan kota Huanggang juga diisolasi untuk mencegah penyebaran virus Corona. Perintah itu dikeluarkan hari Kamis, 23 Januari 2020. 

    Kota Huanggang dan Wuhan berada di provinsi Hubai. Populasi Wuhan mencapai 11 juta jiwa, sementara Huanggang berjumlah 7,5 juta jiwa.

    Aparat pemerintah Cina memerintahkan penutupan transportasi publik termasuk kereta malam dibatalkan. Bioskop, warung kopi, dan pasar tempat menjual bahan kebutuhan warga ditutup.

    Tak satupun dari warga Huanggang diperbolehkan meninggalkan kota.

    Sementara kota Ezhou yang berpenduduk 1,1 juta jiwa telah mengeluarkan pemberitahuan bahwa stasiun kereta telah ditutup sementara sepanjang hari ini.

    Lebih dari 570 orang telah terinfeksi virus Corona di Cina. Sebagian besar dari jumlah yang terinfeksi ditemukan di Wuhan.

    Virus Corona merebak diduga bersumber dari hewan-hewan buas yang diperdagangkan secara ilegal di pasar ikan seperti ular, musang, dan kelalawar.

    Kasus pertama virus Corona ditemukan pada 31 Desember 2019. Kemudian virus Corona terdeteksi di Jepang, Hong Kong, Macau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat. Sudah 17 orang tewas di Cina akibat menderita pneumonia yang disebabkan virus Corona. Mereka yang tewas berusia 48-49 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.