Reaksi Warga Cina Soal Wabah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaVirus corona telah menjadi teror yang menakutkan, bukan hanya bagi masyarakat Cina, tetapi juga warga di belahan negara lain. Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional Cina, Li Bin, mengatakan virus corona dapat menyebabkan pneumonia dan saat ini belum ada vaksin yang efektif untuk memberantas penyebaran virus ini. 

    Virus corona disebarkan melalui pernapasan. Gejalanya seperti demam, batuk dan kesulitan bernapas. 

    Virus corona yang muncul baru-baru ini, diyakini bersumber dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di sebuah pasar hewan di pusat kota Wuhan. Penyebaran penyakit akibat virus ini telah menyebar sampai Amerika Serikat. Pemerintah Kota sudah melakukan isolasi terhadap kota itu demi menghentikan penyebaran virus dengan cara menutup akses transportasi.   

    "Saya merasa takut, karena tidak ada obat untuk virus ini. Anda harus mengandalkan kekebalan tubuh Anda jika terinfeksi. Kedengarannya sungguh menakutkan," kata Fu Ning, perempuan, 36 tahun di Beijing.

    Seorang pengguna situs jejaring sosial Weibo ikut berkomentar soal wabah virus corona ini dengan menulis cara terbaik untuk menaklukkan rasa takut adalah dengan menghadapi rasa takut itu sendiri 

    Kepala Program Kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Mike Ryan, mengatakan prioritasnya adalah menemukan akar bagaimana virus ini bisa menular antar manusia. Dia pun tak menampik penyebaran virus corona ini telah membuat banyak orang ketakutan. 

    Di tengah heboh wabah virus corona, beberapa perusahaan di Cina memutuskan tetap beroperasi, namun tetap mengambil langkah pencegahan. Mulai dari Foxconn hingga Huawei Technologies dan HSBC Holdings, memperingatkan para staf untuk menghindari Kota Wuhan. Perusahaan-perusahaan itu juga membagikan masker untuk stafnya. 

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) mengatakan penyebaran virus lebih lanjut secara global mungkin saja terjadi. Bandara-bandara di dunia mulai melakukan langah-langkah pencegahan dengan meningkatkan pemeriksaan pada penumpang dari Cina. 

    Rusia telah memperkuat kontrol sanitasi dan karantina. Sedangkan Singapura dan Arab Saudi mulai memeriksa semua penumpang dari Cina. 

    Kota Macau yang merupakan pusat perjudian Cina mengkonfirmasi kasus pneumonia pertama yang dikaitkan dengan virus corona. Setelah kasus ini muncul, otoritas Macau memperketat tindakan pemeriksaan suhu tubuh. 

    Kasus pertama pasien yang terjangkit virus corona di Hong Kong terjadi ketika si pasien tiba melalui kereta api berkecepatan tinggi dari Cina. Meksiko sedang menyelidiki potensi penyebaran virus ini di negara itu.

    Korea Utara dilaporkan oleh beberapa biro perjalanan wisata sudah melarang masuknya turis asing ke negara itu gara-gara virus corona. Sedangkan beberapa pertandingan tinju untuk Olimpiade 2020 yang sedianya diselenggarakan di Kota Wuhan, dibatalkan. Begitu pula kualifikasi sepakbola perempuan di Kota Itu, dialihkan ke Kota Nanjing.

    Galuh Kurnia Ramadhani | reuters.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.