Pelaku Penembakan Pensacola Marah Disebut Mirip Bintang Porno

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Letnan Dua Angkatan Udara Arab Saudi, Mohammed Saeed Alshamrani, pilot yang dituduh membunuh tiga orang di pangkalan Angkatan Laut AS di Pensacola, Florida, terlihat dalam foto kartu identifikasi militer yang tidak bertanggal yang dikeluarkan oleh FBI pada 7 Desember 2019. [FBI / Handout melalui REUTERS.]

    Letnan Dua Angkatan Udara Arab Saudi, Mohammed Saeed Alshamrani, pilot yang dituduh membunuh tiga orang di pangkalan Angkatan Laut AS di Pensacola, Florida, terlihat dalam foto kartu identifikasi militer yang tidak bertanggal yang dikeluarkan oleh FBI pada 7 Desember 2019. [FBI / Handout melalui REUTERS.]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pilot Arab Saudi pelaku penembakan yang menewaskan tiga pelaut di pangkalan udara angkatan laut Pensacola, pernah diejek kumisnya mirip bintang porno oleh instruktur.

    Keterangan ini diperoleh ketika FBI terus melakukan wawancara dengan semua orang di Pangkalan Udara Angkatan Laut Pensacola yang mungkin telah melakukan kontak dengan pria bersenjata, yang diidentifikasi sebagai Letnan Dua Mohammed Alshamrani.

    Dikutip dari New York Times, 9 Desember 2019, sebuah laporan baru muncul bahwa taruna Saudi tersebut mengajukan pengaduan resmi awal tahun ini terhadap salah seorang instruktur karena menghinanya.

    Keluhan tersebut, yang dikutip dalam komunikasi yang beredar di antara orang-orang yang terhubung dengan pelatihan penerbangan, mengatakan bahwa instruktur menyebut Letnan Alshamrani sebagai Stash Porno atau plesetan dari kumis bintang porno di depan sekitar 10 siswa penerbangan lainnya, mempermalukan dan membuatnya marah.

    "Saya marah mengapa dia mengatakan itu di depan kelas," tulis trainee Saudi itu dalam keluhannya. Dokumen itu ditinjau oleh The New York Times dan dikonfirmasi oleh seseorang yang berbicara dengan Letnan Alshamrani tak lama setelah kejadian.

    FBI menolak mengomentari insiden April, dan agen khusus yang bertanggung jawab atas penyelidikan, Rachel Rojas, mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka masih mencari motif untuk serangan Jumat pagi.

    Tidak ada yang menunjukkan bahwa insiden di kelas terkait dengan penembakan, yang baru terjadi sampai lebih dari tujuh bulan kemudian.

    Namun sedikit yang diketahui tentang kehidupan Letnan Alshamrani di Florida selama berbulan-bulan sebagai trainee, dan insiden pada bulan April tampaknya cukup mengecewakan sehingga dua siswa Amerika di kelas membantunya mengajukan keluhannya, menurut orang yang berbicara dengannya tentang kejadian tersebut.

    Letnan Alshamrani melaporkan bahwa konfrontasi itu terjadi pada akhir kelas meteorologi, ketika instruktur, James Day, bertanya apakah para siswa memiliki pertanyaan sebelum dia membubarkan kelas.

    Sang instruktur kemudian menoleh ke Letnan Alshamrani dan bertanya apakah dia punya pertanyaan, menyebutnya sebagai "Porn Stash", merujuk pada kumis seorang aktor porno.

    "Tertawa, dia terus bertanya,‘ Apa? Pernahkah Anda melihat bintang porno sebelumnya?" tulis letnan itu dalam keluhannya. "Setelah saya tidak menanggapi, dia melepaskan topik itu."

    Gerbang utama di Naval Air Station Pensacola terlihat di Navy Boulevard di Pensacola, Florida, AS 16 Maret 2016. Gambar diambil 16 Maret 2016. [US Navy / Patrick Nichols / Handout via REUTERS]

    Malam sebelum serangan, Letnan Alshamrani menunjukkan video penembakan massal di sebuah pesta makan malam, menurut seseorang yang diberi pengarahan singkat tentang penyelidikan.

    Beberapa hari sebelumnya, ia dan tiga siswa militer Saudi lainnya berada di New York City, mengunjungi beberapa museum dan Rockefeller Center. Belum ada indikasi bahwa perjalanan itu lebih dari sekadar wisata keliling.

    Agen dan detektif telah melacak gerakan mereka melalui kartu kredit, video pengawasan dan bukti lain. Tidak jelas apakah insiden kelas April akan memainkan peran dalam penyelidikan.

    Sebagai bagian dari penyelidikan terorisme, otoritas federal juga akan berusaha untuk menentukan apakah ada motif politik atau ideologis di balik penembakan itu.

    SITE Intelligence Group telah menandai sebuah akun Twitter yang mereka yakini terhubung dengan pelaku, dengan unggahan sesaat sebelum serangan yang mengkritik dukungan Amerika untuk Israel, serta invasi pasukan Amerika Serikat ke negara lain. Akun itu juga mengutip pernyataan Osama bin Laden, menuduh Amerika Serikat melakukan kejahatan tidak hanya terhadap Muslim tetapi juga kemanusiaan.

    Letnan Alshamrani memulai pelatihan dengan militer Amerika Serikat pada Agustus 2017 dan dijadwalkan untuk menyelesaikan pelatihan pada Agustus 2020, kata pejabat Pentagon. Pilot Arab Saudi itu awalnya menghadiri sekolah bahasa di Lackland Air Force Base di San Antonio, Texas. Dia menghabiskan waktu istirahat di Arab Saudi. Ketika dia kembali ke Amerika Serikat pada bulan Februari, teman dan kolega memperhatikan bahwa pilot Arab Saudi itu menjadi lebih religius, menurut seseorang yang diberi pengarahan dalam penyelidikan penembakan Pensacola.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?