Pakai Ponsel 10 Jam Sehari, Remaja di Cina Buta Warna

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cahaya ponsel dapat merusak retina. amazonaws.com

    Ilustrasi cahaya ponsel dapat merusak retina. amazonaws.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang remaja perempuan, 16 tahun, di Kaohsiung, Cina, dengan nama marga Liu, mengalami buta warna saat liburan musim panas. Media lokal pada Senin, 14 Oktober 2019, mewartakan Liu buta warna setelah terlalu berlebihan menggunakan ponsel.

    Hung Chi-ting, dokter yang memeriksa Liu, mengatakan mata Liu terus-menerus terpapar sinar biru hingga merusak sejumlah sel dalam kedua bola matanya. Kondisi ini telah membuatnya buta warna dengan tak bisa membedakan merah dan hijau.

    "Ini adalah kasus pertama di dunia," kata Hung, seperti dikutip dari asiaone.com, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Ilustrasi ponsel. Sumber: Usplash/dangold/asiaone.com

    Menurut Hung, Liu cukup beruntung karena dia mengetahui kondisinya di tahap awal sehingga bisa segera dilakukan tindakan medis. Liu sekarang sudah pulih dari buta warna.

    Media lokal menulis, Liu menghabiskan waktu lebih dari 10 jam per hari berinteraksi dengan ponsel pintarnya. Dia bahkan menggunakan ponsel dalam kondisi gelap saat liburan musim panas.

    Liu memulai pengobatan untuk buta warna yang dialaminya pada September 2019 setelah dia merasa tak bisa membeda lampu lalu lintas lagi. Kondisi ini telah membuatnya nyaris kecelakaan saat sedang menyeberang jalan. Gejala lain adalah Liu mulai kehilangan kemampuan melihatnya dalam ruang kondisi gelap.

    Berkaca pada kejadian Liu ini, Hung pun merekomendasikan agar menghabiskan waktu kurang dari lima jam per hari berinteraksi dengan ponsel pintar. Istirahatkan mata 10 menit setelah 30 menit menatap ponsel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.