Orkestra Saudi Keliru Mainkan Lagu Nasional Rusia di depan Putin

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud selama pertemuan di Istana Kerajaan Saudi, 15 Oktober 2019.[Mikhail Metzel / TASS]

    Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud selama pertemuan di Istana Kerajaan Saudi, 15 Oktober 2019.[Mikhail Metzel / TASS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyambutan Presiden Vladimir Putin di Arab Saudi tampaknya tidak berjalan mulus ketika orkestra militer Kerajaan Saudi keliru memainkan lagu nasional Rusia.

    Seperti lazimnya penyambutan kepala negara, lagu kebangsaan siap dimainkan untuk menyambut Putin di istana kerajaan Saudi ketika dia bertemu Raja Salman pada Senin, 14 Oktober 2019.

    Seluruh orkestra militer, disertai dengan detasemen pasukan seremonial yang cukup besar, tampil untuk memainkan lagu nasional Rusia "Gosudarstvenny Gimn Rossiyskoy Federatsii". Namun penampilan mereka tidak berjalan mulus.

    Dikutip dari RT.com, 16 Oktober 2019, rekaman video berdurasi 57 detik menunjukkan bagaimana orkestra mulai kehilangan nada pada detik ke-21.

    Ini bukan pertama kalinya orkestra kerajaan Saudi gagal membawakan lagu nasional negara lain. Kejadian serupa terjadi pada tahun 2017 untuk menyambut Presiden AS Donald Trump.

    Dalam video yang dirilis Ruptly memperlihatkan Putin tampak sadar dengan kesalahan orkestra dengan melirik ke arah mereka, namun dia tetap bersikap hormat dengan berdiri tegap di samping Raja Salman.

    Lawatan ini merupakan kunjungan perdana Putin sejak tahun 2012 yang sekaligus membalas kunjungan Raja Salman ke Rusia tahun 2017.

    Pertemuan kedua pemimpin berpengaruh di dunia itu diadakan di Istana Al-Yamamah. Putin menghadiahkan burung Arctic Falcon kepada Raja Salman.

    Dikutip dari Arab News, sebanyak 20 kesepakatan tentang minyak dan industri energi lainnya, luar angkasa dan navigasi satelit, keadilan, pelayanan kesehatan, perpajakan, mineral, pariwisata, penerbangan sipil, dan kerja sama budaya dan mempererat hubungan perdagangan.

    Vladimir Putin mengatakan kunjungan Raja Salman ke Rusia pada tahun 2017 telah memberi kontribusi untuk memperkuat hubungan dan meningkatkan kerja sama dan perdagangan antara Rusia dan Arab Saudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.