Penggemar Coklat Putih di Australia Heboh, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi coklat putih. White Chocolate/kimchuagroup.com

    Ilustrasi coklat putih. White Chocolate/kimchuagroup.com

    TEMPO.CO, Canberra - Penggemar coklat Cadbury Caramilk di Australia mengatakan rasa coklat putih varian terbaru berbeda dengan varian sebelumnya.

    Sejumlah penggemar coklat ini lalu mengomentari temuan ini dan menggunggahnya ke Internet. Ada yang menduga resep coklat telah berubah.

    “Teman-teman, rasa coklatnya telah berubah tidak seperti rasa coklat sebelumnya,” kata seorang penggemar coklat ini sambil mengunggah video di laman Facebook Markdown Addicts Australia seperti dilansir News pada Kamis, 3 Oktober 2019.

    “Mereka pasti sudah mengubah resepnya. Sama seperti rasa coklat putih biasa.”

    Yang lainnya mengaku mengalami hal serupa dengan mengatakan baru saja mencoba coklat itu dan merasakannya seperti coklat putih pada umumnya.

    “Rasanya seperti coklat putih biasa,” kata orang kedua. Yang lain mengatakan,”Saya kira mereka telah mengubah resepnya. Saya beli kemarin. Dan rasanya sama seperti coklat putih lainnya.”

    Manajemen Cadbury menanggapi komentar konsumen ini soal rasa yang berubah. Namun, juru bicara perusahaan mengatakan ini bukan karena resepnya berubah.

    “Kami tahu rasa karamel pada Caramilk menjadi semakin terasa dalam varian baru,” begitu pernyataan manajemen. “Meski ada perubahaan rasa terkait variasi musim, bahan bakunya tetaplah sama.”

    Coklat karamel Caramilk ini mulai tidak diproduksi lagi pada 1994. Namun, perusahaan mengeluarkan varian baru pada 2018 secara terbatas. Belakangan, perusahaan meluncurkan kembali coklat ini pada September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.