Rahang Perempuan ini Tersangkut karena Tertawa Terlalu Keras

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rahang penumpang kereta tersangkut karena tertawa terlalu keras.[guancha.cn]

    Rahang penumpang kereta tersangkut karena tertawa terlalu keras.[guancha.cn]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di Cina mengalami insiden aneh, yakni mulutnya tersangkut dan terbuka lebar karena tertawa terlalu keras.

    Insiden aneh ini terjadi di Cina ketika seorang perempuan di kereta tertawa sangat keras sehingga dia menggeser rahangnya.

    Menurut Guancha News, seperti dikutip dari NDTV, insiden itu terjadi di kereta menuju Stasiun Kereta Api Selatan Guangzhou di provinsi Guangdong Cina. Dua minggu lalu, seorang perempuan membuat rahangnya terbuka dan tersangkut setelah tertawa terlalu keras.

    Beruntung ada seorang dokter di kereta untuk membantunya.

    Rahang penumpang kereta tersangkut karena tertawa terlalu keras.[guancha.cn]

    Dokter Luo Wensheng dari Rumah Sakit Liwan menanggapi permohonan bantuan medis yang disiarkan melalui pengeras suara gerbong kereta.

    "Saya bergegas dan menemukan penumpang tidak dapat berbicara atau menutup mulutnya," kata Dr Wensheng.

    "Dia meneteskan liur, jadi saya awalnya mengira dia menderita stroke.

    "Tapi saya mengambil tekanan darahnya, lalu mengajukan beberapa pertanyaan padanya, dan mengetahui bahwa dia benar-benar telah menggeser rahangnya."

    Dokter dapat memulihkan rahangnya pada percobaan kedua. "Saya melakukannya ketika dia teralihkan, dan untungnya rahangnya kembali pada tempatnya," kata sang dokter.

    Ternyata ini bukan kasus pertamanya. Selain karena tertawa, penumpang kereta yang tidak disebutkan namanya juga pernah mengalami dislokasi rahang saat muntah selama kehamilan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.