Diserang Drone Houthi, Ini 5 Fakta Kunci Raksasa Saudi Aramco

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangki minyak di kantor pusat Aramco di Damam.   REUTERS/ Ali Jarekji

    Tangki minyak di kantor pusat Aramco di Damam. REUTERS/ Ali Jarekji

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan serangan drone milisi Houthi ke 2 fasilitas minyak Saudi Aramco akan memangkas 50 persen produksi minyak atau sekitar 5.7 juta barel per hari.

    Pemangkasan produksi minyak karena penutupan smeentara fasilitas minyak di provinsi di bagian timur Arab Saudi, seperti dilaporkan Al Arabiya, 15 September 2019.

    Produksi minyak Arab Saudi Agustus lalu sebesar 9.85 juta barel per hari.

    Menurut CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, perusahaannya saat ini berupaya memulihkan kuantitas produksi yang hilang karena penutupan sementara fasilitas kilang menyusul serangan drone pada Sabtu kemarin.

    Berikut 5 fakta kunci tentang sejarah Saudi Aramco tentang operasi dan keuangan perusahaan raksasa minyak dunia itu.

    1. Cadangan minyak.
    Aramco, perusahaan minyak terbesar di dunia, memiliki cadangan minyak sebesar 260.2 miliar barel tahun 2017. Jumlah ini lebih besar dibandingkan gabungan cadangan minyak Exxon Mobil Corp, Chevron Corp, Royal Dutch Sheel Plc, BP Plc, dan Total SA. Diperkirakan cadangan minyak Aramco ini mampu bertahan hingga 54 tahun.

    2. Produksi Minyak.
    Aramco memproduksi minyak mentah 10,3 juta barel per hari tahun lalu. Perusahaan ini menggembar gemborkan berbiaya terendah di dunia untuk memproduksi minyak mentah, yakni US$ 2,8 per barel berdasarkan dokumen perusahaan ini.

    Aramco juga menghasilkan 1,1 juta barel gas alam cair dan 8,9 miliar kaki kubik standar gas alam cair per hari.

    3. Ekspor minyak.
    Hampir dua per tiga ekspor minyak mentah Aramco, yakni sekitar 5.2 juta barel per hari dialirkan ke pembelinya di Asia tahun lalu. Permintaan minyak mentah sebanyak itu akan bertumbuh lebih cepat dibanding di manapun di dunia. Pembeli di Asia termasuk Cina, India, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

    Minyak mentah dikirimkan ke Amerika Utara mencapai lebih dari 1 juta barel per hari tahun lalu, dan ke Eropa sebesar 964 ribu barel per hari.

    4. Penyulingan minyak.
    Saudi Aramco melakukan operasi penyulingan di seluruh dunia. Anak perusahaan penyulingan minyak AS Aramco, Motiva Enterprises, mempunyai kilang di Port Arthur, Texas yang menghasilkan 607 ribu barel per hari. Kilang ini terbesar di AS. Perusahaan ini pada tahun 2017 mengumumkan rencana investasi sebesar US$ 18 miliar dalam operasi di AS selama lima tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?