Turis Asal Inggris Ngamuk di Pasar, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang turis perempuan mengamuk di pasar saat melihat ayam-ayam dikandangkan oleh para pedagang ayam. Sumber: english.alarabiya.net/screengrab

    Seorang turis perempuan mengamuk di pasar saat melihat ayam-ayam dikandangkan oleh para pedagang ayam. Sumber: english.alarabiya.net/screengrab

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah rekaman video menuai kontroversi masyarakat setelah viral di media sosial, yang memperlihatkan seorang turis asal Inggris marah besar pada sejumlah pedagang ayam di Maroko karena mengkandangkan ayam-ayam yang hendak mereka jual. Turis yang tidak dipublikasikan namanya itu, dengan jelas dalam video itu meneriaki para pedagang ayam ‘apakah kalian semua tidak berpendidikan?’.

    Dikutip dari english.alarabiya.net, Kamis, 5 September 2019, video itu memperlihatkan turis tersebut marah di pasar Tangiers, Maroko, dimana dia melompot ke salah satu kandang ayam dan secara histeris mencoba membuka pintu kandang untuk membebaskan ayam-ayam itu. Seorang pedagang mencoba tetap membuat pintu kandang itu tetap tertutup, namun hal ini malah membuat si turis perempuan itu semakin kasar dengan menggigit tangan pedagang ayam itu dan mencoba meninjunya.  

    Menurut sejumlah laporan pemberitaan, perempuan itu memprotes perlakuan yang dialami hewan-hewan itu. Turis itu lalu dibawa ke kantor polisi, yang kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan gangguan kepanikan. Dia tidak ditahan.     

    Media sosial ramai membicarakan perlakuan turis perempuan asal Inggris itu. Banyak yang menyerukan agar para turis seharusnya menghormati budaya dan tradisi negara lain.  

    “Dia tampaknya tidak menyadari kalau ayam-ayam itu adalah mata pencarian bagi para pedagang ini dan keluarganya,” tulis seorang pengguna Twitter.

    Muncul pula komentar yang menyalahkan kolonialisme Inggris dan keistimewaan orang kulit putih dengan menyebut perilaku turis itu sebagai produk yang membuatnya memaksakan keyakinannya pada sebuah budaya yang berbeda. Ada juga komentar yang mengkaitkan insiden ini dengan vegetarian.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.