Bom Meledak di Bangkok, KBRI Imbau WNI Waspada

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana usai terjadi ledakan di Bangkok, Thailand, Jumat, 2 Agustus 2019. Kepolisian Bangkok mendapat laporan ada paket mencurigakan di dekat lokasi pertemuan menlu negara ASEAN. Twitter @YRNMXSK via REUTERS

    Suasana usai terjadi ledakan di Bangkok, Thailand, Jumat, 2 Agustus 2019. Kepolisian Bangkok mendapat laporan ada paket mencurigakan di dekat lokasi pertemuan menlu negara ASEAN. Twitter @YRNMXSK via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar RI atau KBRI untuk Thailand mengimbau agar WNI di Bangkok maupun di tempat lain di Thailand untuk meningkatkan kewaspadaan sehubungan ledakan bom pagi ini, 2 Agustus 2019. 

    Selain meningkatkan kewaspadaan, KBRI juga mengimbau WNI menghindari pusat keramaian dan terus berkomunikasi dengan sesama WNI selama di Thailand, selain juga dapat menghubungi hotline KBRI Bangkok.

    Pernyataan KBRI itu merespons rangkaian ledakan 6 bom ping pong yang terjadi di 5 lokasi di Bangkok, Jumat pagi, 2 Agustus 2019.

    Disebut bom ping pong karena ukurannya serupa bola ping pong. Adapun  motif dan pelaku ledakan bom belum diketahui.

    Saat bom meledak, 10 menteri luar negeri negara anggota ASEAN mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan 9 negara mitra kerja mereka yaitu, Amerika Serikat, Cina, Jepang, Australia, Korea Selatan, Uni Eropa, Inggris da India.

    Lima tempat yang terkena ledakan bom ping pong adalah area di bawah halte BTS (Bangkok Sky Train) Chong Nonsi, persimpangan 57/1 Jalan Rama IX, Pusat Pemerintahan di Chaeng Watthana, Markas Besar Angkatan Bersenjata, serta di Depan Kantor Sekretaris Tetap Kementerian Pertahanan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.