Amerika Serikat Kirim 1.000 Pasukan Tambahan untuk Hadapi Iran

Dek kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln difoto saat transit di Terusan Suez di Mesir, 9 Mei 2019. Foto diambil pada 9 Mei 2019. [Amber Smalley / US Navy / REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Penjabat Menteri Pertahanan Amerika mengumumkan mengirim 1.000 pasukan AS tambahan ke Timur Tengah untuk hadapi Iran.

"Serangan Iran baru-baru ini adalah informasi valid intelijen yang andal dan kredibel, yang kami terima atas perilaku bermusuhan oleh pasukan Iran dan kelompok-kelompok proksi mereka yang mengancam personel dan kepentingan AS di seluruh kawasan," kata Patrick Shanahan, dikutip dari Reuters, 18 Juni 2019.

Baca juga: Mike Pompeo: Kami Tak Ingin Berperang dengan Iran

Pengerahan baru pasukan AS ke Timur Tengah merupakan pengerahan tambahan dari penambahan 1.500 pasukan yang diumumkan bulan lalu sebagai tanggapan atas serangan kapal tanker pada bulan Mei.

Amerika sebelumnya memperketat sanksi, memerintahkan semua negara dan perusahaan untuk menghentikan impor minyak Iran atau diasingkan dari sistem keuangan global.

Hassan Rouhani mengatakan setelah 60 hari, Iran akan meningkatkan tingkat pengayaan uranium [Kantor Kepresidenan Iran / Mohammad Berno / Al Jazeera]

Pada Senin, Iran mengatakan akan menambah cadangan uraniumnya, yang otomatis melangggar kesepakan nuklir 2015.

Kesepakatan 2015 membatasi stok uranium Iran yang diperkaya rendah pada 300 kg yang diperkaya menjadi 3,67 persen.

Tetapi juru bicara Organisasi Energi Atom Iran Behrouz Kamalvandi mengatakan pada hari Senin, lembaganya telah meningkatkan empat kali lipat tingkat pengayaan (uranium) dan bahkan meningkatkannya baru-baru ini sampai melewati batas 300 kg dalam 10 hari.

Baca juga: Iran Akan Tingkatkan Cadangan Uranium dalam 10 Hari ke Depan

"Cadangan Iran setiap hari meningkat pada tingkat yang lebih cepat," katanya kepada TV pemerintah.

Langkah itu semakin merusak pakta nuklir yang juga ditandatangani oleh Rusia, Inggris, Jerman, Cina, dan Uni Eropa, tetapi Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, keruntuhan perjanjian itu tidak mengganggu kepentingan Timur Tengah atau dunia.






Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

11 jam lalu

Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

Uya Kuya memberikan jawaban menohok ketika disinggung soal naik pesawat kelas ekonomi setelah mengantar putrinya kuliah di Amerika.


Toyota FJ Cruiser Final Edition 2023 Bakal Meluncur di Timur Tengah

11 jam lalu

Toyota FJ Cruiser Final Edition 2023 Bakal Meluncur di Timur Tengah

Toyota secara resmi akan akhir masa produksi untuk FJ Cruiser di Timur Tengah pada Desember nanti, untuk itu Toyota luncurkan FJ Cruise Edisi Final dengan unit terbatas.


Unjuk Rasa Dampak Kematian Mahsa Amini Berlarut-larut, Siapa Dalang Dibaliknya?

12 jam lalu

Unjuk Rasa Dampak Kematian Mahsa Amini Berlarut-larut, Siapa Dalang Dibaliknya?

Unjuk rasa di Iran buntut kematian Mahsa Amini, 22 tahun, sudah masuk pekan ketiga. Mengapa demonstrasi ini berlarut-larut?


Pemimpin Iran Tertinggi Pertama Kali Komentari Kematian Mahsa Amini

12 jam lalu

Pemimpin Iran Tertinggi Pertama Kali Komentari Kematian Mahsa Amini

Pemimpin Iran tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Senin, 3 Oktober 2022, mengutarakan kesedihan atas kematian Mahsa Amini.


Tindak Keras Demonstran Kematian Mahsa Amini, Iran Bakal Dijatuhi Sanksi oleh 6 Negara Uni Eropa

1 hari lalu

Tindak Keras Demonstran Kematian Mahsa Amini, Iran Bakal Dijatuhi Sanksi oleh 6 Negara Uni Eropa

Jerman, Prancis, Denmark, Spanyol, Italia, dan Republik Ceko mengajukan usulan sanksi Uni Eropa terhadap Iran karena menekan unjuk rasa Mahsa Amini


Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

1 hari lalu

Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

Jet-jet tempur India dikerahkan pada Senin 3 Oktober 2022 setelah adanya laporan bom di atas sebuah pesawat maskapai Iran yang tengah melintasi negara


Kematian Mahsa Amini, Aparat Keamanan Iran Bentrok dengan Mahasiswa

1 hari lalu

Kematian Mahsa Amini, Aparat Keamanan Iran Bentrok dengan Mahasiswa

Aparat keamanan Iran bentrok dengan mahasiswa dari sebuah universitas favorit di Tehran pada Minggu, 2 Oktober 2022 buntut dari kematian Mahsa Amini.


Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata adalah gas yang menyakitkan karena secara langsung mengaktivasi reseptor-reseptor saraf yang membuat kita bisa merasakan sakit.


Kian Panas, Korban Tewas Akibat Demo Iran Tembus 92 Orang

1 hari lalu

Kian Panas, Korban Tewas Akibat Demo Iran Tembus 92 Orang

Demo Iran makin mencekam, korban tewas telah mencapai 92 orang. Pemerintah Iran menuding Barat mendalangi demo yang berujung rusuh itu.


Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

2 hari lalu

Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

Unjuk rasa di Iran buntut kematian Mahsa Amini memasuki pekan ketiga dan terjadi di penjuru wilayah Iran.