Apa Makna Angka dalam Penobatan Raja Thailand?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.COBangkok – Prosesi penobatan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn berlangsung pada sekitar pukul sepuluh pagi, Sabtu, 4 Mei 2019.

    Baca:

    Tahapan Prosesi Penobatan Raja Thailand Berlangsung 3 Hari

     

    Acara prosesi ini, seperti dilansir Channel News Asia, bakal digelar selama tiga hari hingga Senin, 6 Mei 2019. Acara puncak penobatan itu sendiri berlangsung pada hari pertama.

    Ini merupakan prosesi pelantikan raja Thailand terbaru setelah sebelumnya digelar pada 1950 saat Raja Bhumibol Adulyadej naik tahta.

    Prosesi ini merupakan acara paling penting di Thailand karena raja dianggap memiliki status suci. Berikut ini sejumlah angka dan maknanya dalma prosesi penobatan Raja Thailand seperti dilansir Reuters:

    Baca:

    1. Biaya dan Persiapan
    • 1.000.000.000 --- Ini merupakan total biaya dalam mata uang baht Thailand, yang dikucurkan untuk melaksanakan prosesi peobatan ini. Ini setara dengan US$31.2 juta atau sekitar Rp443 miliar.
    • 69 --- adalah angka yang menunjukkan terakhir kali prosesi penobatan raja Thailand berlangsung yaitu pada 1950.
    • 12 --- Ini merupakan prosesi penobatan ke 12 untuk raja dari dinasti Chakri.
    • 200 ribu --- ini merupakan jumlah warga dan turis yang diperkirakan bakal memenuhi sisi jalan untuk menyaksikan upacara penobatan ini. Jutaan bakal menonton di layar televisi.
    • 40 ribu --- ini merupakan jumlah petugas keamanan yang berjaga selama prosesi berlangsung.
    • 41 ribu – ini merupakan jumlah kuil secara nasional yang menjadi tempat para biksu berdoa bersama selama prosesi.
    • 568 --- ini adalah jumlah relawan kerajaan di Bangkok selama tiga hari prosesi penobatan raja.
    • 795 – merupakan jumlah tembakan penghormatan oleh angkatan udara, laut dan darat selama tiga hari.
    • 000.000 --- adalah uang koin platinum terbatas dalam mata uang baht untuk menandai penobatan ini. Ada sekitar 200 pesanan yang telah masuk.

    Baca:

    1. Prosesi Mandi dan Penobatan pada 4 Mei
    • 09 merupakan waktu dimulainya prosesi penobatan itu pada Sabtu, 4 Mei 2019. Ini dimulai dengan proses penyucian dengan air suci dari sungai dan kolam tertentu. Angka sepuluh diprediksi sebagai angka pada gelar Rama X. Sedangkan angka 9 berbunyi “kemajuan” dalam bahasa Thailand.
    • 117 – merupakan sumber air yang dikumpulkan dari seluruh penjuru negeri untuk dibawa ke Bangkok dan didoakan oleh biksu Budha. Air ini lalu disatukan untuk prosesi penyucian pada 4 Mei 2019. Sumber air ini termasuk dari lima sungai besar, empat kolam, dan sumber air lainnya dair 76 provinsi.
    • 8 --- merupakan jumlah sisi dari tahta yang diukir dari kayu tempat raja bakal duduk untuk menerima air suci. Angka ini juga menyimbolkan delapan arah mata angin.
    • 3 --- merupakan berat mahkota dalam kilogram. Mahkota ini terbuat dari emas dan tiara. Mahkota ini memiliki tinggi 66 centimeter.
    • 9 --- merupakan jumlah lapisan payung yang menaungi raja saat duduk di tahta.
    • 343 --- merupakan jumlah petugas yagn bakal mengangkut tandu kerajaan dari istana ke kuil Emerald Budha.

    Baca:

    1. Undangan pada 5 Mei 2019
    • 300 – merupakan jumlah undangan penting termasuk pejabat pemerintahan, petinggi kerajaan dan tamu lainnya. Jumlanya bisa melebihi angka ini.
    • 7 --- merupakan jarak dalam kilometer yang akan ditempuh raja baru untuk berjalan kaki dari Istana Negara ke tiga kuil suci dan kembali. Ini sekitar 75 langkah per menit.
    • 16 – ini merupakan jumlah petugas pembawa tandu kerajaan. Mereka akan diganti setiap 500 meter.
    • 500 meter --- merupakan panjang rombongan kerajaan dalam prosesi ini.
    • 6 --- merupakan jumlah lagu kerajaan yang dikarang oleh Raja Bhumibol Adulyadej dan dimainkan oleh marching band kerajaan saat prosesi penobatan raja Thailand.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.