Elizabeth Warren Siap Maju untuk Pilpres Amerika Serikat 2020

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senator AS Elizabeth Warren menyampaikan sambutan di Center for American Progress di Washington 13 Juli 2016.[REUTERS / Gary Cameron]

    Senator AS Elizabeth Warren menyampaikan sambutan di Center for American Progress di Washington 13 Juli 2016.[REUTERS / Gary Cameron]

    TEMPO.CO, Jakarta - Senator AS dari Partai Demokrat Elizabeth Warren mengumumkan akan mencalonkan diri untuk menantang Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2020.

    Senator dari Massachussetts itu menjadi yang pertama dari Demokrat untuk bersaing dengan calon dar Partai Republik.

    Baca: Penanganan Kasus Jamal Khashoggi, Senator Amerika Kritik Trump

    Warren bahkan telah membentuk tim sukses, yang akan mengumpulkan dana untuk ikut dalam pemilihan kandidat presiden di internal Partai Demokrat, sebelum pilpres 2020, menurut laporan Reuters, yang dikutip pada 1 Januari 2019.

    Warren, 69 tahun, adalah senator Massachussetts sejak 2013 dan salah satu pengkritik paling vokal Donald Trump selama pilpres 2016. Keduanya bahkan saling lempar hujatan selama kampanye pilpres Trump.

    Trump pernah menyebut Warren sebagai "Pocahontas" karena pengakuan Warren bahwa ia memiliki keturunan asli Indian-Amerika. Sementara Warren menyebut Trump orang mata duitan yang ceroboh, rasis, seksis dan xenophobia. Trump membalas Warren adalah orang bodoh dan bermulut kotor.

    Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Senator Elizabeth Warren (kanan). AP via Syracus

    Senin kemarin, Warren merilis video visinya untuk menyediakan kesempatan untuk seluruh warga Amerika dan membela kelas menengah AS yang terancam kepentingan korporat.

    Baca: Hillary Clinton Pastikan Tak Maju Pemilu Presiden Amerika 2020

    Selain Warren, sejumlah kandidat dari Demokrat dikabarkan akan bersaing dalam pemilihan internal untuk maju sebagai capres, di antaranya Senator Kamala Harris, Corey Booker, Kirsten Gillibrand, mantan wapres Joe Biden dan Sekretaris Gedung Putih era Obama Julian Castro.

    Pencalonan Elizabeth Warren diyakini mendapat tentanagan dari Wall Street, karena kritikannya tentang masalah keuangan dan pembelaan terhadap warga Amerika biasa melawan korporat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.