Miilter Jepang Ikut Cari 5 Marinir Amerika yang Hilang di Laut

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat tempur marinir Amerika Serikat, F35B Lightning II, lepas landas dari kapal serbu amfibi USS Essex untuk menyerang Taliban di Afganistan pada 27 September 2018. Penyerangan ini merupakan debut F35B dalam misi tempur. Mass Communication Specialist 3rd Class Matthew Freeman/U.S. Navy/Handout via REUTERS

    Pesawat tempur marinir Amerika Serikat, F35B Lightning II, lepas landas dari kapal serbu amfibi USS Essex untuk menyerang Taliban di Afganistan pada 27 September 2018. Penyerangan ini merupakan debut F35B dalam misi tempur. Mass Communication Specialist 3rd Class Matthew Freeman/U.S. Navy/Handout via REUTERS

    TEMPO.COTokyo – Kementerian Pertahanan Jepang telah melebarkan upaya pencarian lima anggota pasukan marinir Amerika Serikat, yang hilang pasca tabrakan dua pesawat militer AS pada Kamis, 6 Desember 2018.

    Baca:

     

    Pencarian ini diperlebar untuk mengikuti arus air laut, yang diduga membawa hanyut lima prajurit yang hilang.

    Proses pencarian awal menjadi sulit dengan terjadinya badai dan angin kencang berkecepatan 30 – 40 mil per jam. Kemenhan Jepang menyebut hujan masih terjadi di area lokasi tabrakan pesawat pada Jumat pagi, 7 Desember 2018.

    Baca:

     

    “Tapi kondisi saat ini menjadi cukup baik untuk dilanjutkannya operasi pencarian,” begitu dilansir CNN dari penjelasan kemenhan Jepang pada Jumat, 7 Desember 2018.

    Kecelakaan pesawat itu melihat tujuh kru. Dua kru telah ditemukan dengan satu selamat dan satu lagi tewas.

    Dua pesawat militer yang terlibat kecelakaan adalah KC-130 dan jet tempur F/A-18. Ini terjadi pada Kamis, pukul 1.42 dini hari, 6 Desember 2018. Lokasi terletak sekitar 200 mil atau sekitar 300 km dari lepas pantai Jepang.

    Baca:

     

    Kedua pesawat sedang terlibat latihan rutin pengisian bahan bakar. Pesawat KC-130 bertugas membawa bahan bakar untuk pesawat jet tempur. Kedua pesawat terbang dari pangkalan udara milik Korps Marinir, Iwakuni.

    Baca:

     

    Sebelum insiden ini, seperti dilansir Reuters, pesawat dan kapal militer AS beberapa kali mengalami kecelakaan saat melakukan latihan di sekitar perairan Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.