Rabu, 21 November 2018

Kursi Roda Hingga Tesis Stephen Hawking Akan Dilelang

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilmuwan Inggris dan fisikawan teoritis Stephen Hawking menghadiri acara peluncuran untuk penghargaan baru untuk komunikasi sains, di London, Inggris, 16 Desember 2015. Hawking mengenyam pendidikan di University College, Oxford, dan gemar membawa buku-buku soal ilmu pengetahuan alam. REUTERS/Toby Melville

    Ilmuwan Inggris dan fisikawan teoritis Stephen Hawking menghadiri acara peluncuran untuk penghargaan baru untuk komunikasi sains, di London, Inggris, 16 Desember 2015. Hawking mengenyam pendidikan di University College, Oxford, dan gemar membawa buku-buku soal ilmu pengetahuan alam. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Jakarta - Barang-barang pribadi Stephen Hawking termasuk kursi roda hingga naskah ilmiahnya akan dilelang di Balai Lelang Christie di Inggris.

    Dilansir dari Associated Press, 23 Oktober 2018, penjualan online diumumkan pada Senin 22 Oktober oleh juru lelang Christie, yang menampilkan 22 barang milik Hawking, termasuk tesis doktornya tentang asal-usul alam semesta, beberapa penghargaannya, dan makalah ilmiah seperti "Spectrum of Wormholes" dan "Fundamental Breakdown of Physics in Gravitational Collapse".

    Baca: Stephen Hawking: Manusia Super Akan Menggantikan Kita

    Thomas Venning, kepala bagian lelang buku dan manuskrip di Christie, mengatakan bahwa makalah ini saksi perkembangan pemikirannya, kecerdasan yang brilian dan menggetarkan.

    "Anda dapat melihat setiap kemajuan saat ia menciptakan dan memperkenalkannya ke komunitas ilmiah," kata Venning.

    Profesor Inggris Stephen Hawking menerima penghargaan Honorary Freedom dari Bendahara Kota London, Peter Kane di London, 6 Maret 2017. Sepanjang hidupnya, ia berkomunikasi menggunakan satu otot pipi yang tersambung dengan alat bicara, di atas kursi rodanya. AP/Matt Dunham

    Didiagnosis dengan penyakit neuron motorik pada usia 22 dan hanya beberapa tahun hidup, dia bertahan selama beberapa puluh tahun, sampai akhirnya meninggal pada Maret 2018 di usia 76.

    Barang yang dilelang termasuk salah satu dari lima salinan tesis Hawking di Cambridge University pada 1965, yang berjudul "Properties of Expanding Universes". Tesis ini diperkirakan senilai 100.000 poundsterling (Rp 1,9 miliar) hingga 150.000 poundsterling (Rp 2,9 miliar).

    Baca: Penjelajah Waktu dari Masa Depan Ikuti Pemakaman Stephen Hawking?

    Venning mengatakan tesis ditandatangani oleh Stephen Hawking dalam tulisan tangan tidak rapih karena penyakitnya.

    "Dia didiagnosis dengan ALS (amyotrophic lateral sclerosis) tepat ketika dia tiba di Cambridge untuk meraih gelar Ph.D. belajar," kata Venning.

    "Dia menunda pelajarannya untuk sementara waktu karena dia sangat sedih."

    Buku A Brief History of Time (1988) karangan Stephen Hawking. (amazon.com)

    Penyakit itu akhirnya membuat Hawking hampir benar-benar lumpuh. Dia berkomunikasi melalui komputer yang menghasilkan suara dan berpindah tempat menggunakan kursi roda berteknologi tinggi.

    Kursi rodanya termasuk barang yang akan dilelang dan ditaksir senilai 10.000 hingga 15.000 poundsterling (Rp 197 juta hingga Rp 295 juta). Hasil penjualannya akan diberikan kepada dua badan amal, yakni Stephen Hawking Foundation dan Asosiasi Penyakit Neurone Motorik.

    Baca: Teori Terakhir Stephen Hawking Diterbitkan, Bahas Multiverse

    Venning mengatakan Hawking sangat memikirkan dirinya sebagai ilmuwan dan bahkan menikmati status selebritinya. Dia muncul beberapa kali di acara komedi animasi "The Simpsons" dan menyimpan figur dirinya di kantornya.

    Penjualan termasuk naskah dari salah satu penampilan Stephen Hawking di The Simpson, salinan best-sellernya "A Brief History of Time" yang ditandatangani dengan cap jempol dan jaket bomber pribadi yang ia kenakan dalam film dokumenter.

    Selain barang Stephen Hawking, benda peninggalan ilmuwan lain seperti makalah Isaac Newton, Charles Darwin dan Albert Einstein, akan dipamerkan di London selama beberapa hari mulai 30 Oktober. Lelang dibuka untuk umum antara 31 Oktober dan 8 November.

    Baca: Stephen Hawking Dikremasi, 11 Tokoh Dunia Ini pun Pilih Kremasi

    Putri Hawking, Lucy, mengatakan bahwa penjualan itu memberi pengagum karyanya kesempatan untuk memperoleh kenang-kenangan dari kehidupan luar biasa Hawking.

    Anak-anak Stephen Hawking berharap dapat melestarikan arsip ilmiahnya untuk bangsa dan Balai Lelang Christie mengurus negosiasi untuk menyerahkannya kepada otoritas Inggris sebagai pengganti pajak warisan Stephen Hawking.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.