Sudah Saatnya Oposisi Afganistan Menyerang Taliban

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Amerika Donal Rumsfeld mengatakan sudah saatnya pasukan oposisi Afganistan menyerang sejumlah daerah kekuasaan Taliban. Terutama beberapa tempat yang sebelumnya sempat dibombardir AS.“Kami rasa, kami sudah mendapatkan kepastian tentang jumlah target militer dari Taliban dan Al-Qaeda. Dan itu sangat baik sekali untuk ditindaklanjuti dengan serangan darat agar mereka (Taliban) bergerak keluar dari wilayahnya, wilayah mana yang sebelumnya telah kami bom,”kata Rumsfeld kepada para wartawan, Jumat (12/10).

    Ketika ditanyakan apakah ini berhubungan dengan rencana serangan darat Amerika, dia mengatakan, “Tidak. Ada bermacam-macam angkatan atau kekuatan didarat (Afganistan), yaitu para pembangkang Al-Qaeda dan para pembangkang dari Taliban, ujarnya. Bahkan para pembangkang itu, kata Rumsfield, kebanyakan berasal dari Taliban sendiri, “yang membangkang pada pemimpin Taliban Omar (Mullah Mohammad Omar) dan para Letnan yang menjadi atasan mereka sendiri di al-Qaeda.”

    Sementara itu, salah seorang juru bicara oposisi Afganistan mengatakan bahwa mereka sudah menutup pintu masuk ke dua ibukota provinsi di Afganistan, yaitu Bamiyan dan Aibak. Kedua kota tersebut adalah kota yang dapat membuka jalur antara wilayah kekuasaan mereka di utara dengan Kabul.

    “Pasukan kami memperoleh kemajuan yang pesat,” kata juru bicara oposisi itu, Mohammad Ashraf Nadeem. Dia menambahkan, tujuan utama dari koalisi anti Taliban tetap sama dengan strategi dari Aliansi Utara pimpinan Mazar E Syarif. Nadeem mengatakan pihak oposisi sudah berada 2,5 kilometer dari Bamiyan di Afganistan tengah, begitu jaraknya yang sama dari Aibak yaitu ibukota provinsi Samangan.

    “Jika Taliban melanjutkannya (peperangan), maka lambat laun mereka akan lemah, dan kota-kota itu akan jatuh ke tangan kita,” kata Nadeem kepada AFP melalui sambungan telepon selular, Jumat (12/10). Sampai saat ini belum ada tanggapan dari Taliban atas klaim dari Nadeem tersebut. Namun di Pakistan, kantor pusat Afgan Islamic Press mengatakan bahwa Milisi Islam Taliban akan melancarkan serangan besar-besaran pada pihak oposisi di Provinsi Bamiyan. (Dick Subhan)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.