Manajer Restoran di Kanada Dipecat Lantaran Topi Merah Trump

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer restoran Stanley Park Teahouse di Vancouver Kanada dipecat lantara melarang tamunya mengenakan topi baseball merah bertuliskan Make America Great Again, simbol kemenangan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

    Manajer restoran Stanley Park Teahouse di Vancouver Kanada dipecat lantara melarang tamunya mengenakan topi baseball merah bertuliskan Make America Great Again, simbol kemenangan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer restoran di Vancouver, Kanada dipecat lantaran melarang seorang pelanggan mengenakan topi baseball bertuliskan Make America Great Again atau MAGA, slogan politik presiden Donald Trump.

    Darin Hodge, manajer restoran Stanley Park Teahouse di Vancouver mengatakan dirinya sama sekali tidak menyesal atas peristiwa yang terjadi pada Selasa, 24 Juni 2018 yang membuatnya kehilangan pekerjaan.

    Baca: Duh, Topi Pendukung Donald Trump Ternyata Dibuat di Vietnam

    "Saya berpegang teguh pada keputusan saya meminta pelanggan itu melepaskan topinya. Topi MAGA telah menjadi simbol rasisme, bigot, islampobia, kebencian pada wanita, supremasi kulit putih, dan homophobia," kata Hodge kepada Global News dan dilansir dari Independent.co.uk, 30 Juni 2018.

    Pendukung presiden Donald Trump mengenakan topi Make America Great Again. patdollard.com

    Peristiwa itu berawal ketika sang tamu memasuki ruang restoran dengan mengenakan topi baseball warna merah bertuliskan MAGA. Hodge meminta pelanggannya itu mencopot topinya. Namun pria tersebut menolaknya dengan mengatakan dia berhak memakai topi itu.

    Baca: Trump Bela Juru Bicaranya yang Diusir Keluar Restoran, Bilang Ini

    Hodge kemudian memberitahu pria bertopi merah tersebut bahwa dia tidak akan dilayani dan diminta meninggalkan restoran.

    Perusahaan pemilik restoran tempat pria bertopi merah simbol politik Donald Trump, Sequoia Group of Restaurants mengatakan, Hodge telah mencederai filosopi toleransi perusahaan. Perusahaan tidak akan mendiskriminasi seseorang berdasarkan dukungannya ke pemerintah atau partai politik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.