Gunung Berapi James Bond di Jepang Meletus Lagi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Api James Bond di Jepanng Meletus Lagi

    Gunung Api James Bond di Jepanng Meletus Lagi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gunung api di Jepang bernama Shinmoedake, yang pernah ditampilkan dalam film James Bond pada era 1960-an meletus untuk kedua kalinya sejak April 2018. Gunung Shinmoedake mengeluarkan asap tebal sejauh ribuan kaki ke udara.

    Seperti dilansir The Star pada Sabtu, 23 Juni 2018, insiden itu terjadi dalam waktu kurang dari seminggu setelah gempa kuat mengguncang wilayah barat Jepang. Sebelumnya pada Senin, 10 Juni 2018, gempa berkekuatan 6,1 SR melanda Osaka, kota terbesar kedua di Jepang, mengakibatkan lima kematian termasuk anak sekolah berusia sembilan tahun dan ratusan lainnya terluka.

    Baca: Antisipasi Bencana, Siswa Jepang Diajari Baca Peta  

    ilustrasi gunung meletus (pixabay.com)

    Baca: Jepang Undang JK dalam Konferensi PBB tentang Bencana Alam  

    Gunung berapi Shinmoedake terletak sekitar 985 kilometer dari ibu kota Tokyo, arah selatan Kepulauan Kyushu, Jepang. Saat ini, pihak berwenang masih mengendalikan arus masuk pengunjung ke lokasi puncak setinggi 1.421 meter.

    Gambar yang ditayangkan televisi Jepang memperlihatkan asap dan abu membumbung ke udara dari atas puncak gunung berapi yang pernah ditampilkan dalam film James Bond berjudul 'You Only Live Twice' pada 1967.

    Stasiun televisi Jepang melaporkan, Shinmoedake juga memuntahkan pecahan batu yang membentang lebih dari 1.100 meter dari gunung berapi.

    Jepang memiliki 110 gunung berapi aktif dan pemantauan terus menerus dilakukan diantaranya pada 47 gunung. Jepang mengalami erupsi gunung berapi paling buruk dalam 90 tahun terakhir pada September 2014, ketika itu Gunung Ontake meletus dan menewaskan sekitar 63 orang.

    THE STAR | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.