ISIS Rilis Poster Bunuh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia 2018

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ISIS Rilis Poster Bunuh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia Rusia 2018

    ISIS Rilis Poster Bunuh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia Rusia 2018

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS mengancam akan memenggal kepala dua megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, di Piala Dunia 2018 Rusia. ISIS juga merilis poster-poster mengerikan tentang ancaman itu.

    Baca: Wajahnya Dijadikan Poster ISIS, Kini Messi Selalu Dikawal Ketat

    Poster-poster itu, yang dirilis pada saluran pesan terenkripsi Telegram, menggambarkan secara grafis dua teroris bertopeng tengah menginjak punggung dua pesepak bola tersebut sambil mengarahkan pedang di leher masing-masing dan memotong leher mereka dengan pedang di tengah-tengah stadion yang penuh sesak.

    Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo berjalan keluar lapangan usai bertanding melawan Juventus dalam Perempat Final Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Italia, 3 April 2018. REUTERS/Max Rossi

    Seperti dilansir Al Arabiyah pada 18 Mei 2018, poster ancaman ISIS lain menunjukkan seorang teroris dalam seragam tempur mencengkeram peledak sambil melihat ke lapangan di stadion yang juga terisi penuh.

    Baca: Cristiano Ronaldo Desak Dunia Perhatikan Nasib Rohingya

    ISIS menggunakan poster-poster ini untuk menyiratkan ancaman teror selama perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia.

    ISIS pada Maret 2017 mengancam membunuh Messi, kapten tim nasional Argentina, dengan menayangkan foto Messi mengenakan seragam oranye khas tahanan Guantanamo Bay. Latar belakangnya adalah Stadion Luzhniki, Moskow.

    Simak juga: Kalah di Suriah, ISIS Merayap ke Indonesia

    Turnamen FIFA Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan di 12 stadion yang terletak di sebelas kota di seluruh Rusia. Turnamen sepak bola terakbar di dunia itu akan dibuka pada 14 Juni 2018 di Moskow.

    AL ARABIYAH | RUSSIA TODAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.