Berlebihan Minum Alkohol, Pria Cina Alami Penyakit Kulit Aneh

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria minum alkohol. campusdiary.co.ke

    Ilustrasi pria minum alkohol. campusdiary.co.ke

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan buruk mengkonsumsi alkohol secara berlebihan selama puluhan tahun, membuat seorang pria di Cina harus menderita kelainan langka pada kulitnya.

    Pria berusia 68 tahun dari provinsi Hunan di Cina tengah yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarga Tan, mulai minum alkohol pada usia 13 tahun dengan anggota keluarganya yang lain.

    Baca: Ternyata, Ratu Elizabeth II Minum 6 Gelas Alkohol Setiap Hari

    Sejak itu dia mulai ketagihan dan mampu menghabiskan satu liter alkohol seorang diri setiap harinya selama lebih dari 25 tahun. Kebiasaan buruknya itu memuncak ketika mencapai usia 40 tahun.

    Seperti dilansir South China Morning Post, sekitar 20 tahun yang lalu, Tan mulai menyadari benjolan lemak besar tumbuh di bawah kulit tubuh bagian atasnya.

    Baca: Ulama Mesir: Teguk Minuman Beralkohol tanpa Mabuk, Tak Haram  

    Setelah mengabaikan pertumbuhan untuk sementara waktu, dia akhirnya pergi menemui dokter, tetapi diberitahu untuk tidak perlu mengkhawatirkannya kecuali merasa kesakitan atau membatasi nafasnya.

    Beberapa tahun kemudian ketika Tan mulai mengalami masalah pernapasan, dia mencari opini kedua.

    Dokter di Rumah Sakit Rakyat Provinsi Hunan mendiagnosis kondisinya sebagai lipomatosis simetris jinak, juga dikenal sebagai penyakit Madelung dari ahli bedah Jerman. Kondisi itu ditandai dengan pertumbuhan deposit lemak besar di sekitar leher dan bahu.

    Baca: Alkohol Sehat atau Buruk? Hasil Riset Ini Menjawabnya

    Penyakit itu jarang terjadi, tetapi cenderung mempengaruhi pria paruh baya dengan riwayat minum alkohol berlebihan. Seorang dokter di rumah sakit dikutip mengatakan bahwa hanya sekitar 400 kasus di seluruh dunia yang pernah tercatat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.