Macron Minta Semua Negara Laksanakan Kesepakatan Iklim Paris

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelum sesi foto bersama para pemimpin negara dalam KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. REUTERS

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelum sesi foto bersama para pemimpin negara dalam KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Paris - Sekitar 50 pimpinan negara dan tokoh menghadiri Konferensi Satu Planet di Paris Perancis sebagai perayaan dua tahun disepakatinya Kesepakatan Perubahan Iklim Paris. Namun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak ikut hadir.

    Acara ini dibuka oleh Presiden Perancis, Emmanuel Macron, pada Senin, 11 Desember 2017, waktu setempat. "Posisi kita kalah dalam pertempuran ini," kata Macron saat menggelar pertemuan dengan para tokoh dunia di Paris, Selasa, 12 Desember 2017. "Kita tidak bergerak cepat. Kita semua butuh bertindak."

    Baca: Indonesia Kirim 3 Menteri Ini ke KTT One Planet Summit di Paris

     

    Dalam kesempatan lain, Macron mengkritik keputusan Presiden Trump, yang menarik diri dari Kesepakatan Perubahan Iklim Paris. "Keputusan Presiden Trump untuk meninggalkan kesepakatan Paris merupakan awal dari sebuah kisah baru. Dan saya meyakini bahwa ini kesempatan kolektif dan keputusan itu menciptakan momentum yang sangat besar," kata Emmanuel Macron, Presiden Perancis, Senin, 11 Desember 2017, waktu setempat.

    Baca: Perancis Undang PM Lebanon Hariri agar Datang ke Paris

     

    Macron melanjutkan dengan mengatakan keputusan Trump tadi membuat semua pihak mempercepat ratifikasi kesepakatan Perubahan Iklim Paris. "Sekarang kita punya lebih banyak negara yang bergabung dan meratifikasi kesepakatan Paris," kata Macron.

    Menurut Macron, absennya AS menjadi kejutan bagi banyak negara. "Wow, itu merupakan negara yang paling pertama memutuskan meninggalkan klub ini dan sekarang terkena resiko," kata dia.

    Pemerintah AS tetap mengirimkan delegasi ke acara ini namun setingkat kedutaan dari Paris. Beberapa tokoh asal AS yang terlihat muncul di arena konferensi seperti Leonardo DiCaprio, dan bekas gubernur California dan bintang film laga, Arnold Schwarzeneger. Lalu ada gubernur California saat ini, Jerry Brown, yang dijadwalkan hadir.

    Baru-baru ini, Brown mengkritik Trump secara terbuka sebagai penyebab kemarahan Tuhan dengan terjadinya kebakaran lahan di California, yang diduga karena pemanasan global.

    Sejumlah filantropi terkenal juga hadir di acara ini dan bertemu Macron di Istana Elysee. Mereka seperti pendiri Microsoft, Bill Gates, dan pendiri Grup Virgin, Richard Branson. Lalu ada mantan Walikota New York, Michael Bloomberg.

    Acara ini juga akan membahas mengenai pendanaan bagi para peneliti dan lembaga penelitian yang peduli terhadap isu perubahan iklim dan solusinya.

    EURONEWS | REUTES | FRANCE24


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.