Debat Capres AS Panas Sejak Awal Karena Membahas Ini  

Reporter

Senin, 10 Oktober 2016 10:26 WIB

Dinding perbatasan dihiasi oleh boneka Halloween yang menampilkan tokoh-tokoh seperti Donald Trump, Hillary Clinton dan Bernie Sanders buatan dari Matt Warshauer di West Hartford, Connecticut, 4 Oktober 2016. REUTERS/Michelle McLoughlin

TEMPO.CO, ST.LOUIS - Debat kedua calon presiden Amerika Serikat yang baru saja digelar di Washington University, St. Louis, Louisiana, Ahad malam waktu setempat. Baru beberapa menit dimulai, kedua kandidat, Hillary Rodham Clinton dari Partai Demokrat dan Donald J.Trump dari Partai Republik langsung berdebat sengit tentang video dan rekaman pembicaraan cabul Trump yang beredar pada Jumat pekan lalu.

“Saya memiliki banyak perbedaan pandangan dan kebijakan dengan bekas kandidat Republik. Tapi saya tidak pernah mempertanyakan kelayakan mereka untuk mencalonkan diri,” kata Clinton dalam debat yang ditayangkan langsung oleh stasiun televisi CNN, Ahad malam waktu setempat, 9 Oktober 2016.

Tapi Clinton menilai Donald Trump berbeda. "Donald Trump berbeda. Sejak Juni lalu, saya sudah mengatakan bahwa dia tidak layak karena pernyataannya tentang perempuan, imigran, muslim, warga dengan disabilitas dan lainnya," ucapnya.

Trump pun membalas tak kalah sengit. Ia menyebut Hillary juga bukanlah sosok suci terkait skandal seks yang melibatkan suaminya, Bill Clinton, saat menjabat sebagai presiden.

Salah satu tamu Trump di debat tersebut adalah perempuan yang pernah diperkosanya saat berusia 12 tahun. Terdakwa perkosaan dibela oleh Hilary yang waktu muda sempat menjadi pengacara.

Hillary menjawab dengan santai, “Dia (Trump) bisa mengatakan apa saja untuk menyelamatkan karirnya. Yang pasti, dia telah banyak berbuat kesalahan dan tidak pernah meminta maaf kepada siapa pun yang disinggungnya.”

Debat panas antara kedua kandidat membuat penonton yang berada di ruangan tersebut riuh. Kedua moderator, Cooper Anderson dan Martha Raddatz terpaksa meminta hadirin untuk menahan diri.

CNN | SITA PLANASARI AQUADINI

Berita terkait

Donald Trump Memuji Penggerebekan Unjuk Rasa Pro-Palestina oleh Polisi New York

3 hari lalu

Donald Trump Memuji Penggerebekan Unjuk Rasa Pro-Palestina oleh Polisi New York

Donald Trump memuji polisi New York yang menggerebek unjuk rasa pro-Palestina di Universitas Columbia.

Baca Selengkapnya

Terancam Dipenjara, Trump Dijatuhi Denda Rp146 Juta karena Langgar Perintah Pembungkaman

5 hari lalu

Terancam Dipenjara, Trump Dijatuhi Denda Rp146 Juta karena Langgar Perintah Pembungkaman

Hakim yang mengawasi persidangan pidana uang tutup mulut Donald Trump mendenda mantan presiden Amerika Serikat itu sebesar US$9.000 atau karena Rp146

Baca Selengkapnya

Aktivis Lingkungan Aeshnina ke Kanada Minta Justin Trudeau Hentikan Ekspor Sampah Plastik ke Indonesia

13 hari lalu

Aktivis Lingkungan Aeshnina ke Kanada Minta Justin Trudeau Hentikan Ekspor Sampah Plastik ke Indonesia

Aktivis lingkungan Aeshnina Azzahra Aqilani co Captain Riverin minta PM Kanada Justin Trudeau hentikan impor sampah plastik ke Indonesia.

Baca Selengkapnya

Donald Trump Salahkan Joe Biden atas Serangan Iran ke Israel

20 hari lalu

Donald Trump Salahkan Joe Biden atas Serangan Iran ke Israel

Donald Trump menilai saat ini adanya kurangnya kepemimpinan Joe Biden hingga membuat Tehran semakin berani

Baca Selengkapnya

Trump Tolak Undangan Zelensky, Menilai Tak Pantas Kunjungi Ukraina

24 hari lalu

Trump Tolak Undangan Zelensky, Menilai Tak Pantas Kunjungi Ukraina

Bekas Presiden AS Donald Trump menolak undangan Presiden Volodymyr Zelensky untuk menyambangi Ukraina.

Baca Selengkapnya

Berusia 75 Tahun, NATO Hadapi Sejumlah Ancaman, Termasuk Trump

31 hari lalu

Berusia 75 Tahun, NATO Hadapi Sejumlah Ancaman, Termasuk Trump

Sekjen NATO mendesak Amerika Serikat tetap bersatu dengan Eropa, meski seandainya Donald Trump kembali berkuasa di Gedung Putih

Baca Selengkapnya

Joe Biden Vs Donald Trump, Dua Lelaki Gaek Berebut Kursi Presiden AS

34 hari lalu

Joe Biden Vs Donald Trump, Dua Lelaki Gaek Berebut Kursi Presiden AS

Joe Biden 81 tahun dan Donald Trump 78 tahun akan bertarung di kontestasi pemilihan Presiden AS di usia yang tak lagi muda.

Baca Selengkapnya

Top 3 Dunia: Tanding Ulang Joe Biden vs Donald Trump, Kekecewaan Keturunan Arab di AS

36 hari lalu

Top 3 Dunia: Tanding Ulang Joe Biden vs Donald Trump, Kekecewaan Keturunan Arab di AS

Top 3 dunia adalah Joe Biden akan bertanding ulang melawan Donald Trump di Pilpres AS hingga masyarakat Arab di Amerika Serikat kecewa.

Baca Selengkapnya

Saling Serang Calon Presiden AS: Joe Biden Ungkit Pemutih sebagai Obat, Donald Trump: Jika Tak Menang, Demokrasi Berakhir

36 hari lalu

Saling Serang Calon Presiden AS: Joe Biden Ungkit Pemutih sebagai Obat, Donald Trump: Jika Tak Menang, Demokrasi Berakhir

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyindir Donald Trump, yang akan menjadi pesaingnya lagi dalam pemilihan presiden AS yang akan datang pada bulan November.

Baca Selengkapnya

Tanding Ulang Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Sistem Pemilu Presiden di Amerika Serikat

37 hari lalu

Tanding Ulang Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Sistem Pemilu Presiden di Amerika Serikat

Pada pemilihan Presiden AS, Joe Biden akan tanding ulang dengan Donald Trump. Bagaimana sistem pemilu di Amerika Serikat?

Baca Selengkapnya