Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

AS Bebaskan Wanita Berperan di Semua Unit Militer

image-gnews
Navy SEALS salah satu pasukan khusus yang paling terkenal di dunia. SEALS berhasil melakukan pembebasan sandera di tengah laut, 12 April 2009 kapal Maersk Alabama di sandera di perairan Somalia. Operasi pembebasaan berjalan sukses tanpa ada korban di pihak sandera, kisah tersebut diangkat menjadi film
Navy SEALS salah satu pasukan khusus yang paling terkenal di dunia. SEALS berhasil melakukan pembebasan sandera di tengah laut, 12 April 2009 kapal Maersk Alabama di sandera di perairan Somalia. Operasi pembebasaan berjalan sukses tanpa ada korban di pihak sandera, kisah tersebut diangkat menjadi film "Captain Philips". Greg Mathieso/Getty Images.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Ash Carter mengatakan wanita sudah diperbolehkan untuk mengisi semua peran yang ada di kesatuan militer mereka. Dilansir dari laman Reuters, Kamis, 3 Desember 2015, Carter menyatakan AS sudah menghapus dinding gender dari peraturan masuk militer.

“Selama mereka (wanita) memenuhi standard dan kualitas yang dibutuhkan, mereka bisa ikut andil dalam semua misi militer,” kata Carter dalam sebuah konferensi pers di Pentagon, AS, Kamis, 3 Desember 2015.

Semua peran dalam misi militer yang dimaksud Carter tersebut termasuk menangani kendaraan dan senjata berat seperti tank dan mortar, bahkan memimpin sebuah infanteri dalam sebuah pertempuran. “Mereka bisa ikut di Angkatan Darat, Baret Hijau, Tim Elite US Navy SEALS, Angkatan Laut, dan Tim Parajumpers Angkatan Udara,” kata Carter.

Carter menjelaskan, pembukaan pendaftaran militer untuk wanita akan dilakukan 30 hari lagi setelah masa peninjauan, nantinya mereka yang lolos akan diintegrasikan ke dalam peran-peran khusus yang tersedia dalam pendaftaran itu. Dalam masa peninjauan tersebut, pemerintah AS masih diperbolehkan untuk menilai situasi dan mengajukan keberatan terhadap peraturan baru ini.

Mengenai apakah para wanita juga akan ikut bertempur di garis depan, Carter mengatakan pihak militer memiliki pilihan yang sebenarnya tidak bersifat terikat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Yang pasti mereka akan diberi misi dan fungsi sesuai kemampuan mereka, standar militer yang akan mereka jalani pastinya sama dengan yang dijalani kaum pria,” ujar Carter.

Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama sempat menyebut perubahan peraturan militer ini sebagai ‘langkah bersejarah’ yang akan memberi kekuatan lebih pada pertahanan negara Paman Sam tersebut.

“Pasukan pertahanan AS akan terisi oleh lebih banyak talenta. Meskipun wanita, bila dia bisa memenuhi standar tinggi militer, kesempatan bergabung selalu ada,” ujar Obama.

REUTERS | YOHANES PASKALIS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menhan AS Telepon Menhan Cina untuk Pertama Kalinya

8 hari lalu

Menteri Pertahanan A.S. Lloyd Austin menghadiri Sesi Pleno Pertama Dialog Shangri-La IISS ke-20 di Singapura, 3 Juni 2023. REUTERS/Caroline Chia
Menhan AS Telepon Menhan Cina untuk Pertama Kalinya

Menhan AS, Lloyd Austin, berbicara dengan Menhan Cina ketika kedua negara berupaya memulihkan hubungan militer.


Temu Biden dan Delegasi AS, Irak Mengaku Khawatir Terseret Perang di Timur Tengah

10 hari lalu

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani di Gedung Putih di Washington, AS, 15 April 2024. Iraqi Prime Minister Media Office/Handout via REUTERS
Temu Biden dan Delegasi AS, Irak Mengaku Khawatir Terseret Perang di Timur Tengah

Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani memimpin delegasi untuk bertemu Presiden AS Joe Biden dan pejabat lainnya di tengah ketegangan antara Iran dan Israel.


Top 3 Dunia: Pengakuan untuk Negara Palestina, Ketegangan Israel-Iran

12 hari lalu

Seorang pria berjalan melewati mural pro-Palestina di Tembok Internasional yang mendukung Gaza, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Belfast, Irlandia Utara, 29 Maret 2024. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
Top 3 Dunia: Pengakuan untuk Negara Palestina, Ketegangan Israel-Iran

Top 3 Dunia dibuka dengan kabar semakin dekatnya pengakuan untuk Negara Palestina oleh tiga negara Eropa.


Pentagon Frustrasi Menyusul Serangan Israel ke Konsulat Iran di Suriah

13 hari lalu

Anggota Bulan Sabit Merah Suriah bekerja di dekat lokasi bangunan rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024. Dalam serangan ini menewaskan tujuh penasihat militernya, termasuk tiga komandan senior. REUTERS/Firas Makdesi
Pentagon Frustrasi Menyusul Serangan Israel ke Konsulat Iran di Suriah

Pentagon menyebut ketegangan terbaru antara Iran dan Israel turut mengancam pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah


AS Diam-diam Kembali Setujui Pengiriman Bom dan Pesawat Tempur Senilai Miliaran Dolar ke Israel

25 hari lalu

Joe Biden dan Benjamin Netanyahu. REUTERS
AS Diam-diam Kembali Setujui Pengiriman Bom dan Pesawat Tempur Senilai Miliaran Dolar ke Israel

The Washington Post melaporkan Amerika Serikat telah mengizinkan pengiriman bom dan pesawat tempur senilai miliaran dolar ke Israel.


Meski Dibangun 1.000 Tentara AS, Pentagon: Pelabuhan Gaza Baru Siap Setelah 60 Hari

47 hari lalu

Sebuah truk mengangkut ribuan paket bantuan kemanusiaan dari Amerika Serikat untuk Gaza, di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Asia Barat Daya, 1 Maret 2024. Presiden AS Joe Biden menyebut akan ada bantuan lebih besar yang kemungkinan akan didistribusikan ke Gaza lewat jalur laut. U.S. Air Force/Handout via REUTERS
Meski Dibangun 1.000 Tentara AS, Pentagon: Pelabuhan Gaza Baru Siap Setelah 60 Hari

Pentagon menyatakan rencana Presiden Joe Biden untuk membangun pelabuhan terapung militer untuk mempercepat bantuan ke Gaza memerlukan waktu 60 hari


Pentagon: Tiga Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Garda Nasional AS

48 hari lalu

Ilustrasi Helikopter Jatuh. shutterstock.com
Pentagon: Tiga Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Garda Nasional AS

Pentagon mengKonfirmasi tiga orang tewas dalam kecelakaan helikopter Garda Nasional AS di dekat perbatasan Texas-Meksiko.


Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin Dilarikan ke Unit Perawatan Kritis

12 Februari 2024

Presiden AS Joe Biden dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin (Reuters: Jacquelyn Martin/Pool)
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin Dilarikan ke Unit Perawatan Kritis

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dirawat di unit perawatan kritis di Washington, setelah sebelumnya mengakui mengidap kanker


Biden: Serangan AS ke Houthi Yaman Tak Bikin Mereka Gentar

19 Januari 2024

Pesawat RAF Typhoon kembali ke RAF Akrotiri setelah menyerang sasaran militer di Yaman selama operasi koalisi pimpinan AS, yang ditujukan pada milisi Houthi yang didukung Iran yang telah menargetkan pelayaran internasional di Laut Merah, di Siprus, d12 Januari 2024. Pesawat RAF Typhoon adalah jet tempur multi-peran dengan mesin ganda generasi keempat yang berkemampuan tinggi dan sangat lincah. Sgt Lee Goddard/UK MOD/Handout via REUTERS
Biden: Serangan AS ke Houthi Yaman Tak Bikin Mereka Gentar

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengakui serangan AS dan sekutu mereka yang menargetkan kelompok Houthi Yaman tidak membuat kelompok itu gentar


Pentagon: Serangan AS dan Inggris ke Houthi Yaman Berdampak Baik

12 Januari 2024

Pasukan Houthi mengambil posisi di garis depan di distrik al-Jubah di provinsi Marib Yaman dalam pengambilan bingkai dari video yang dibagikan oleh pusat media Houthi 2 November 2021. Pusat Media/Handout Houthi via Reuters
Pentagon: Serangan AS dan Inggris ke Houthi Yaman Berdampak Baik

Serangan Amerika Serikat dan Inggris terhadap pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman memiliki "dampak yang baik," kata juru bicara Pentagon.