Rabu, 21 Februari 2018

Duterte Ancam Penggal Kepala Aktivis Anti Perang Narkoba

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 19 Mei 2017 19:03 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duterte Ancam Penggal Kepala Aktivis Anti Perang Narkoba

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte (kiri) dan pasangannya, Honeylet Avancena berpegangan tangan saat mereka menunggu para pemimpin negara di KTT ASEAN ke-30, di Manila, 29 April 2017. Avancena dan Duterte telah menjalin hubungan sejak pertengahan 1990an. REUTERS/Erik De Castro

    TEMPO.CO, Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengancam memenggal kepala aktivist hak asasi manusia yang mengkritik perangnya terhadap narkoba.

    Ancaman itu disampaikan presiden Duterte saat meresmikan jembatan di Kota Tagum, Davao del Norte pada Kamis, 18 Mei 2017.

    "Jangan kamu percaya dengan kelompok hak asasi. Jika kamu percaya, saya akan potong kepala kamu. Saya tidak gentar dengan ancaman. Hendak penjara saya, silakan. Jika saya harus dipenjara, baik. Saya akan membayar harga itu," kata Duterte.

    Baca: Demi Perangi Narkoba, Duterte Akan Berlakukan Darurat Militer

    Duterte mengatakan, aktivis hak asasi mengklaim 10.000 orang mati dalam peperangannya melawan narkoba sejak dia menjadi presiden.

    Dia memperingatkan, lebih banyak kematian akan terjadi dalam usahanya memberantas peredaran narkoba dalam masyarakat.

    "Jadikan jumlah itu 50.000. Saya akan menghapus mereka meskipun saya akan ke neraka. Saya juga bisa habiskan sisa hidup saya dalam penjara. Tidak masalah, saya sudah tua," katanya, seperti dilansir GMA Network, Kamis 18 Mei 2017.

    Baca: Duterte Naik Pitam, Minta Imam Katolik Telan Sabu

    Terlepas dari masalah yang dia hadirkan, Duterte mengatakan bahwa dia akan menyelesaikan perang narkoba dalam tiga tahun.

    Rodrigo Duterte menang pemilu presiden tahun lalu dengan mudah setelah berjanji untuk menghapuskan kejahatan dengan membunuh semua distributor dan pecandu narkoba.

    GMA NETWORK | YON DEMA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.