Nekat, Pelamar Kerja Ini Curi Dompet Direktur Perusahaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Tokyo - Seorang pria di Jepang ditangkap setelah diduga mencuri dompet dari direktur perusahaan tempat ia sedang melakukan tes wawancara.

    Shogo Takeda, 24 tahun, dari Yokohama, ditangkap pada Senin, 21 November 2016, setelah mengaku mencuri dompet direktur perusahaan tersebut saat wawancara kerja. Dia mencuri dompet berisi uang tunai 50 ribu yen (Rp 6,05 juta).

    Baca:
    Samsung Terlibat Skandal Korupsi Presiden Park Geun-hye
    Buku Pelajaran ISIS untuk Anak Irak Ditemukan, Begini Isinya

    Pencurian itu berawal ketika Takeda melamar pekerjaan di sebuah perusahaan perawatan lift atau elevator di Seya Ward, Yokohama. Di sela wawancara, sang direktur sempat meninggalkan ruangan dengan meninggalkan dompet yang ditaruh dalam tas.

    Setelah mewawancarai Takeda, sang direktur baru menyadari bahwa dompetnya hilang. Ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

    Polisi tidak kesulitan saat melacak Takeda, karena ia telah menuliskan rincian kontak, termasuk alamat dan nomor telepon, saat ia menyerahkan resume untuk melamar pekerjaan.

    Dalam pengakuannya, Takeda mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak bisa menahan godaan karena ia tidak memiliki pekerjaan dan sedang membutuhkan uang.

    "Saya ingin bekerja untuk perusahaan itu, tapi karena saya tidak punya pekerjaan, saya tidak punya uang. Saya membutuhkan uang itu," kata Takeda, seperti yang dilansir News.com.au pada 22 November 2016.

    JAPAN TIMES | NEWS.COM.AU | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.