Bentrok di Jalan, Remaja Palestina Tertembak Tentara Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa Palestina berlindung saat terlibat bentrokan dengan pasukan Israel di kota Bethlehem, Israel, 13 Januari 2016. REUTERS/Ammar Awad

    Pengunjuk rasa Palestina berlindung saat terlibat bentrokan dengan pasukan Israel di kota Bethlehem, Israel, 13 Januari 2016. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.COJakarta - Seorang remaja Palestina berumur 15 tahun tewas tertembak tentara Israel yang merespons aksi protes warga setempat. 

    Bocah bernama Mahmoud Badran itu tertembak saat warga Palestina tengah melempari kendaraan rombongan tentara yang melintas di wilayah pendudukan Tepi Barat dengan batu.

    Dilansir dari Reuters, Selasa, 21 Juni 2016, jasad anak itu dikenali oleh kepala desanya. Perwakilan pihak militer Israel mengatakan sekelompok orang Palestina tersebut melempari batu hingga bom molotov. Mahmoud diketahui tidak ikut dalam aksi tersebut.

    “Bocah itu berada di dalam mobil bersama penumpang lain. Mereka baru saja berenang di sebuah kolam di dekat desa, kemudian mereka ditembaki,” ujar petinggi Dewan Daerah Beit Ore-Tahta, seperti dikutip Reuters.

    Korban luka bentrok yang terjadi di ruas jalan antara Tel Aviv dan Yerusalem itu pun dibawa ke rumah sakit di Kota Ramallah. Media lokal Israel melaporkan adanya dua wisatawan asing dari mereka yang terluka.

    Selama delapan bulan terakhir, pasukan Israel menembak mati sedikitnya 197 warga Palestina. Sebanyak 134 di antaranya disebut sebagai penyerang, sisanya tewas dalam bentrokan dan aksi protes.

    Insiden mematikan terakhir terjadi pada 8 Juni lalu, ketika dua orang Palestina yang bersenjata menembak mati empat warga Israel di sebuah kafe di Tel Aviv, Israel.

    REUTERS | AL JAZEERA | YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.