Soros: Amerika Serikat Alami Resesi Tahun Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Spekulan mata uang kelas dunia George Soros memperkirakan perekonomian Amerika Serikat bakal mengalami resesi pada 2007 karena kegagalan negara adidaya itu membendung ketatnya suku bunga dengan 'alasan yang masuk akal'.Masalah yang dialami negara Abang Sam itu diyakini Soros juga membuat ekonomi dunia mengalami perlambatan. ?Selalu ada risiko kalau Bank Sentral akan menaikkan suku bunga dengan maksud mengontrol perekonomian AS demi menahan laju inflasi,? ujarnya dalam sebuah diskusi di Institut Urusan Luar Negeri Singapura, kemarin.Pria yang dikenal sebagai oposan George W. Bush itu berharap suku bunga Bank Sentral bisa naik mencapai 4,75 persen dari keadaan sekarang yang 4,25 persen.Pria kelahiran Budapes, Hungaria, 75 tahun lalu itu mengungkapkan tingginya harga komoditi domestik di Amerika Serikat menjadi alasan mengapa kenaikan biaya energi menghalangi tingginya pertumbuhan ekonomi AS tahun lalu. Soros juga menyatakan, pulihnya perekonomian di Jepang dan Eropa tak akan dapat mengimbangi kejatuhan perekonomian AS.?Jatuhnya nilai dolar AS akan mengakibatkan lambannya perekonomian yang membuat ekspor negara-negara Eropa turun. Sementara itu, perekonomian Jepang menjadi tersokong karena ekspornya ke Cina,? ujarnya.Namun, Soros mengingatkan, pertumbuhan perekonomian Cina dapat juga menjadi lamban karena resesi yang dialami AS.ft.com/jojo raharjo

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.