George W. Bush: Konflik Sudah Dimulai!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden AS, George W. Bush, telah berbicara di televisi mengumumkan aksi militer yang dipimpin oleh negaranya terhadap Irak. Konflik sudah dimulai, ancaman bahaya bagi negara kita (AS) dan dunia akan diatasi, kata Bush menyatakan aksi untuk melucuti persenjataan Irak itu dalam pidatonya yang disiarkan stasiun televisi CNN, mulai Pukul 10.15 WIB, Kamis (20/3). Dalam pidato yang dilakukannya selama tidak lebih dari lima menit itu, Bush mengingatkan bahwa perang dapat saja berlangsung lebih lama dan lebih sulit dari yang diprediksi. Dia juga mengingatkan bahwa militer Irak kemungkinan akan memanfaatkan warga sipil sebagai tameng pertahanan. Namun demikian, pasukan koalisi akan berupaya dengan segala cara untuk menghindarkan korban warga sipil itu. Bush juga menjanjikan akan segera menarik pasukan AS segera setelah perang usai. Untuk pengorbanan yang telah dilakukan, Anda akan mendapatkan kehormatan dan terima kasih dari seluruh masyarakat Amerika, kata Bush. Dia juga mengatakan bahwa aksi militer oleh segenap kemampuan angkatan bersenjata AS yang terdiri dari kekuatan darat, kekuatan udara, kekuatan laut, penjaga pantai, dan juga marinir untuk kepentingan masa depan AS. Sehingga nantinya kita tidak perlu mengalami ancaman (senjata pemusnah massal Irak) dengan pemadam kebakaran, ambulans, dan polisi-polisi di jalan-jalan di kota kita, tutur dia. Dua jam sebelum pidato tersebut, bunyi ledakan dan sejata artileri anti pesawat udara telah terdengar di Bagdad. Sekjen PBB, Kofi Annan menyebut hari ini sebagai "hari sedih" bagi dunia dan mengingatkan AS terhadap tanggungjawabnya kepada warga sipil. DK PBB mengalihkan perhatiannya kepada rasa khawatir Annan tentang bencana kemanusiaan. Saat ini puluhan ribu orang telah tumpah ruah di Irak Utara, wilayah Kurdi. Negara-negara tetangga seperti Turki dan Jordan menghadapi aliran pengungsi. Tugas kami sekarang adalah melakukan segala sesuatu yang dapat kami lakukan untuk menghindari bencana kemanusiaan, kata Menlu Jerman, Joschka Fischer yang negaranya memimpin DK PBB saat ini. Wuragil/CNN/AFP - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.