Kepada Obama, Jokowi Pamer Islam dan Demokrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) berbicara dengan Presiden Barack Obama saat pertemuan bilateral di Beijing, Cina, 10 November 2014. AP/Pablo Martinez Monsivais

    Presiden Jokowi (kiri) berbicara dengan Presiden Barack Obama saat pertemuan bilateral di Beijing, Cina, 10 November 2014. AP/Pablo Martinez Monsivais

    TEMPO.CO, Beijing - Presiden Joko Widodo mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama bahwa Indonesia telah membuktikan Islam dan demokrasi bisa berjalan bersama. Keduanya bertemu dalam forum bilateral Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). (Baca berita Jokowi dan APEC terbaru di sini)

    "Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia dan telah melaksanakan pemilihan presiden serta pesta demokrasi yang bagus. Ini menunjukkan Islam dan demokrasi bisa berjalan dengan baik," ujar Jokowi di Hotel Westin, Beijing, Senin, 10 November 2014.

    Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga membicarakan soal Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam mengatasi masalah ekstremisme dan radikalisme. Menurut dia, untuk menjaga suasana tetap stabil, pendekatan dari sisi kebudayaan dan agama perlu dilakukan.

    Adapun Obama memuji Indonesia karena telah menjadi negara yang mejemuk. "Melihat pemilu di Indonesia menegaskan adanya transisi pada demokrasi. Indonesia merupakan contoh bagi demokrasi, toleransi, dan pluralisme," katanya.

    ANANDA TERESIA

    Terpopuler
    Di Beijing, Jokowi Sentil Kualitas Produk Cina
    Persib Juara, Ridwan Kamil Akhirnya Gunduli Rambut 
    Buat Onar di Jalan Tol Simatupang, 6 Suporter Bola Diperiksa
    Baghdadi, Pemimpin ISIS, Terluka Parah
    Pesta Persib Juara Lumpuhkan Bandung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.