Tangani Ebola, AS Kirim 4000 Pasukan ke Liberia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ambulans Palang Merah meninggalkan The Ivy Apartments setelah menurunkan suplai makanan dan minuman di sebuah unit kompleks tersebut di Dallas, Texas, 2 Oktober 2014. Pejabat kota meminta keluarga pasien Ebola untuk tetap berada di dalam rumahnya. AP/Tony Gutierrez

    Ambulans Palang Merah meninggalkan The Ivy Apartments setelah menurunkan suplai makanan dan minuman di sebuah unit kompleks tersebut di Dallas, Texas, 2 Oktober 2014. Pejabat kota meminta keluarga pasien Ebola untuk tetap berada di dalam rumahnya. AP/Tony Gutierrez

    TEMPO.CO, Washington - Setelah warganya terinfeksi Ebola, pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan menambah jumlah personel militer untuk membantu penanganan Ebola di Liberia. Pada Jumat, 3 Oktober 2014, Pentagon secara resmi menyatakan akan mengirim 4.000 pasukan tambahan ke Liberia. (Baca: Amerika Laporkan Kasus Ebola Pertama)

    Mengutip laporan Xinhua hari ini, ribuan pasukan tersebut akan memberikan dukungan medis dan logistik di Liberia. Mereka juga akan memberikan perlindungan keamanan di sejumlah fasilitas-fasilitas Ebola.

    Sekretaris Pers Pentagon John Kirby menyatakan saat ini hanya ada 205 personel militer AS di Liberia dan 26 personel lainnya di negara tetangga, Senegal. Penambahan ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan bagi penanggulangan penyebaran Ebola di Afrika Barat.

    AS tengah menghadapi kekhawatiran Ebola tingkat tinggi setelah seorang warga Dallas, Thomas Eric Duncan, dinyatakan positif Ebola pada pekan lalu setelah sebelumnya melakukan perjalanan ke Liberia.

    Saat ini tim medis AS tengah melakukan kontrol ketat terhadap seratus orang yang diduga kuat melakukan kontak langsung dengan Duncan. Sementara itu, Duncan kini tengah menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Texas Health Presbyterian. (Baca: Khawatir Ebola, 100 Warga Texas Jalani Pemeriksaan)

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler

    Media Cina Blakblakan Dukung Pemimpin Hong Kong
    Turki Siap Operasi Militer di Irak dan Suriah
    Cina Batasi Berita Soal Demo Hong Kong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.