Gempa Dicemaskan Tewaskan 1500 Orang di Afganistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Serangkaian gempa bumi yang terus mengguncang sejak Senin (25/3) malam hingga Selasa (26/3) pagi dicemaskan menewaskan 1500 orang. Seorang asisten pemimpin interim Afganistan, Hamid Karzai, kepada Reuters, Selasa (26/3), di Kabul, juga menyatakan korban cedera mencapai 4.000. Sedang juru bicara kementrian pertahanan Afganistan, Mira Jan, kepada AFP, memperkirakan korban tewas sebanyak 600 orang dan menghancurkan 4.000 rumah. Badan meteorologi di Strasbourg memperkirakan gempa berkekuatan rata-rata 5,8 dalam skala richter dengan pusat gempat sekitar 120 kilometer di utara Kabul. Sedang badan meteorologi di Peshawar, Pakistan, memperkirakan kekuatan gempa adalah 6.0 pada skala richter. Juru bicara PBB, Rebbeca Richards, mengatakan daerah paling parah adalah kota kecil Nahrin, di provinsi Baghlan, dengan lebih dari 200 rumah yang hancur. Richard juga menambahkan bahwa meninggalnya para korban selain akibat terluka, juga akibat minimnya perlengkapan pertolongan, terutama selimut, karena daerah gempa itu bisa bertemperatur di bawah titik beku pada malam hari. (Deddy Sinaga/Reuters/AFP)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.